Senin 03 Februari 2020, 23:20 WIB

Kubu Demokrat Berebut Suara di Iowa

Nur Aivanni | Internasional
Kubu Demokrat Berebut Suara di Iowa

AFP
Kubu Demokrat Berebut Suara di Iowa

 

PARA kandidat calon presiden Amerika Serikat dari kubu Partai Demokrat menggelar kampanye terakhir di Iowa pada Minggu (2/2) waktu setempat. Digelar untuk meyakinkan para pemilih yang masih ragu-ragu, kampanye itu berlangsung sehari sebelum dimulainya secara resmi musim Pemilu Presiden AS.

Iowa, negara bagian yang kebanyakan berupa pedesaan dan berpenduduk tiga juta orang, secara tradisional merupakan tempat mulai majunya calon presiden atau bahkan tempat berakhirnya ambisi seorang calon presiden.

Selama ini, pemenang di Iowa umumnya akan terpilih sebagai kandidat dari Demokrat. Kampanye serupa terjadi di seluruh negara bagian akhir pekan ini karena sebagian besar dari 11 kandidat yang tersisa membuat dorongan terakhir untuk meyakinkan para pemilih yang belum memutuskan pilihannya.

Beberapa calon kandidat tersebut berharap bisa merebut kemenangan dalam pemilihan di Iowa dan mengambil momentum kontes selanjutnya di New Hampshire pada 11 Februari.

“Ini adalah pemilihan paling penting, tentunya dalam sejarah modern negara ini,” kata Senator Bernie Sanders kepada para pendukung yang bersemangat dalam acara temu sapa di Iowa City.

Senator Bernie Sanders hanya unggul tipis di atas mantan Wakil Presiden era Obama, Joe Biden.
Sementara itu, mantan Wali Kota South Bend, Indiana, Pete Buttigieg dan Senator Elizabeth Warren menyusul di belakang mereka.

“Besok, kalian bisa mengacaukan acara Donald Trump!” kata Biden saat mengumpulkan 1.100 pendukungnya di sekolah menengah Des Moines. “Saya berjanji, jika kalian berdiri bersama saya, kita akan mengakhiri pemerintahan Trump yang penuh kebencian dan perpecahan,” sambungnya.

Sama seperti Sanders, kandidat Amy Klobuchar yang kurang diperhitungkan juga ikut menonton pertandingan Super Bowl yang sangat diminati warga Amerika Serikat.

Klobuchar yakin dengan latar belakangnya yang berasal dari daerah Midwestern dan kerelaannya bekerja sama dengan politisi Republik di Senat akan mampu meraih simpati warga Iowa sekaligus mengalahkan Trump.
Sedangkan Buttigieg tetap yakin akan mampu merebut suara terbanyak di Demokrat.

Trump sendiri pekan ini akan menyampaikan pidato kenegaraan. Namun ini tidak menghentikannya dari mencemooh Biden sebagai “tukang tidur” ataupun menghina Biden.

“Saya pikir Biden itu seorang komunis,” kata Trump saat diwawancarai Fox News.


Dibayangi sidang

Perebutan suara Demokrat di Iowa dibayang-bayangi sidang pemakzulan Presiden AS Donald Trump di Senat AS. Para pemimpin Senat telah menjadwalkan pemungutan suara pada pekan ini yang hampir pasti akan membebaskan Trump dari tuduhan penyalahgunaan kekuasaan dan menghalangi kinerja Kongres.

Kandidat yang mencapai 15% dukungan bisa memperoleh de­legasi untuk masuk nominasi. Jika seorang kandidat tidak memenuhi ambang batas tersebut, pendukung mereka dapat beralih dukungan ke kandidat lain.

Setelah itu, kampanye terbuka maupun iklan di TV akan digantikan dengan pencarian dukungan dari rumah ke rumah.

Di sisi lain, sejumlah pemilih Iowa mengaku masih ragu-ragu menjelang proses kaukus di daerah mereka. Kim Robinson, 67, seorang ketua Kaukus di Clive misalnya mengatakan, ia kemungkinan mengalihkan dukungannya dari Biden ke Buttigieg. “Sekarang ini soal siapa yang saya pikir akan menang melawan Trump,” katanya. (AFP/X-11)

Berita Terkini

Read More

BenihBaik.com

Read More

Berita Populer

Read More