Senin 03 Februari 2020, 19:05 WIB

Polri Klaim Karantina WNI di Natuna Kondusif

tri subarkah | Nusantara
Polri Klaim Karantina WNI di Natuna Kondusif

antara
Warga Natuna melakukan aksi unjuk rasa di depan gerbang pangkalan TNI Angkatan Udara Raden Sadjad, Ranai, Natuna, Kepri, Sabtu (1/2)

 

POLRI mengklaim situasi di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau saat ini kondusif. Sebelumnya, terjadi penolakan dari warga yang wilayahnya dijadikan tempat karantina bagi warga negara Indonesia (WNI) yang dievakuasi dari Tiongkok. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Mabes Polri, Kombes Asep Adisaputra.

"Situasi saat hari ini dalam keadaan kondusif. Terjadi dialog antara masyarakat dan pemerintah di sana, termasuk TNI-Polri," kata Asep di Mabes Polri, Senin (3/2).

Asep juga mengatakan bahwa proses observasi dan karantina masih berlangsung. Pada kesempatan itu, ia meminta masyarakat mendoakan proses berjalan dengan lancar.

"Proses kegiatan observasi dan karantina terus berlangsung sampai hari ini. Kita doakan agar semakin kondusif dan proses karantina sukses dan berjalan dengan lancar," tandas Asep.

Sebelumnya, pemerintah Indonesia melakukan evakuasi terhadap 238 orang yang tinggal di Provinsi Hubei, Tiongkok pada Minggu (2/2). Kota Wuhan yang berada di provinsi tersebut merupakan tempat virus korona baru (2019-nCoV) berasal. Proses evakuasi menggunakan pesawat Airbus 330-300CEO milik Batik Air dan berjalan dengan lancar.

Menurut Wakil Bupati Natuna, Ngesti Yuni Suprapti pemerintah pusat tidak berkoordinasi dalam memutuskan Natuna sebagai tempat karantina bagi WNI yang dievakuasi dari Wuhan. ‘’Ini kebijakan dadakan, yang tidak pernah disampaikan kepada kami sebelumnya,’’ cetusnya.

Pada Minggu (2/2) kemarin, warga Natuna sempat melakukan aksi unjuk rasa di kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Raden Sajad Saleh, Natuna untuk mengadang kepulangan WNI dari Hubei. Aksi unjuk rasa warga kembali digelar hari ini di depan Kantor DPRD Kabupaten Natuna. Mereka meminta tempat observasi ratusan WNI tersebut dipindahkan ke tempat lain. (OL-8)

Baca Juga

AFP

Kota Yogyakarta Mampu Tanggani Covid-19, Belum Butuh PSBB

👤Ardi Teristri Hardi 🕔Senin 06 April 2020, 12:50 WIB
KOTA Yogyakarta belum perlu mengambil kebijakan dengan menambah protokol penanganan korona (Covid-19) melalui Pembatasan Sosial Berskala...
dok pemprov jatim

Khofifah Pompa Semangat Awak Medis yang Tangani Covid-19

👤Aries Wijaksena 🕔Senin 06 April 2020, 12:21 WIB
Total saat ini ada 38 pasien positif covid-19 di Jatim yang dinyatakan...
MI/Martnus Solo

Pemkot Sorong Siapkan Lahan Pemakaman Jenazah Covid-19

👤Martinus Solo 🕔Senin 06 April 2020, 12:05 WIB
PEMERINTAH Kota (Pemkot) Sorong, Papua Barat, telah menyiapkan lahan seluas 15 hektar khusus pasien yang meninggal akibat terpapar...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya