Senin 03 Februari 2020, 17:25 WIB

MK Pertanyakan Kedudukan Dewas KPK

Deden Muhamad Rojani | Politik dan Hukum
MK Pertanyakan Kedudukan Dewas KPK

Dok MI/ Rommy Pujianto
Hakim MK Suhartoyo (tengah) menyampaikan pandangannya dalam sidang lanjutan PHPU Pilpres 2019 di Gedung MK, Jakarta, Selasa (18/6)

 

MAJELIS Hakim Mahkamah Konstitusi, Suhartoyo, mempertanyakan kedudukan Dewan Pengawas (Dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang diajukan oleh Pemerintah melekat pada organisasi KPK. Dalam Sidang Permohonan Pengujian Revisi Undang-Undang KPK, Suhartoyo, meperingatkan DPR RI untuk memperjelas fungsi dan kewenangan badan pengawas organisasi antirasywah itu.

“Dewas jangan sampai kedudukannya tumpang tindih, badan pengawas ini dijelaskan dulu, supaya masyarakat ini tidak banyak bertanya,” tutur Suhartoyo, Senin (3/2) di Gedung MK, Jakarta.

Baca juga: Pemerintah: Dewas Bersinergi dengan KPK

Walaupun Dewas dilekatkan di KPK, landasan teori atau doktrin untuk menentukan kewenangan badan baru tersebut harus jelas. Suhartoyo mengakui bahwa banyak dari masyarakat yang akan setuju agar KPK diawasi, namun fungsi dan kewenangan dari dewan pengawas KPK masih belum jelas, bahkan membuat fungsi dan tugas utama dari KPK menjadi absurd.

“Mungkin banyak yang setuju bahwa KPK perlu diawasi, tapi badan pengawas ini jangan tumpang tindih, sementara kemudian yang mempunyai core tugas utama kemudian agak absurd tugas utamanya,” ungkapnya. (OL-6)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More