Senin 03 Februari 2020, 16:13 WIB

Presiden: Antisipasi Bencana Gunakan Pendekatan Ekologis

Dhika Kusuma Winata | Politik dan Hukum
Presiden: Antisipasi Bencana Gunakan Pendekatan Ekologis

ANTARA
Presiden Pantau Proses Rehabilitasi Lokasi Bencana di Sukajaya.

 

PRESIDEN Joko Widodo meminta penanggulangan bencana agar tidak hanya mengandalkan pembangunan infrastruktur fisik semata, namun juga mengedepankan pendekatan lingkungan. Perbaikan ekosistem lingkungan penting mendapat perhatian untuk mencegah terulangnya bencana.

Hal itu disampaikan Presiden seusai melakukan penanaman di lokasi bekas longsor di Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (3/2).

Baca juga: Jokowi Apresiasi Masyarakat Natuna Terima WNI dari Wuhan

"Jadi di tempat-tempat yang terjadi bencana banjir dan utamanya yang tanah longsor pendekatan kita bukan hanya pendekatan fisik saja. Tapi juga yang berkaitan dengan vegetatif seperti ini mulai kita dekati. Sehingga untuk sistem yang ada tidak terganggu dan rusak karena memang kita perbaiki," ucap Jokowi.

Presiden melakukan penanaman vetiver atau akar wangi di Desa Pasir Madang, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor. Pada awal Januari lalu, Jokowi juga meninjau bencana longsor dan banjir di Kecamatan Sukajaya. Namun, waktu itu ia tidak bisa menjangkau Desa Pasir Madang lantaran masih teriolasi.

Tak hanya tanaman vetiver, pemerintah juga menyiapkan tanaman lain yang bernilai ekonomi untuk dirawat masyarakat setempat seperti pohon jengkol, durian, sirsak, petai, dan sengon.

Presiden meminta masyarakat untuk memanfaatkan tanaman yang disiapkan pemerintah dengan bijak dan tidak merusaknya. Ia pun meminta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk mengedukasi kepada masyarakat setempat untuk memanfaatkan tanaman secara tepat.

"Apa yang kita siapkan tahap pertama kurang lebih 92 ribu tanaman baik itu yang untuk sisi ekonominya, misalnya jengkol, durian, sirsak, pete, sengon. Tapi ada juga yang fungsi-fungsi untuk perbaikan ekologi, perbaikan ekosistem yaitu vetiver. Ini yang akan terus kita dekati dengan cara-cara itu. Sehingga kita harapkan dengan dua pendekatan ini bencana terkait banjir, longsor, bisa kita selesaikan," jelas Jokowi.

Baca juga: Jokowi Apresiasi Masyarakat Natuna Terima WNI dari Wuhan

Presiden melanjutkan pendekatan perbaikan lingkungan juga diterapkan di tempat-tempat lain. Pemerintah tahun ini melakukan rehabilitasi lahan secara besar-besaran.

"Untuk 2020 kita sudah petakan. Bukan hanya yang terkena bencana tapi juga (wilayah) yang debit airnya sudah turun seperti Danau Toba, kita siapkan jutaan tanaman untuk kita hijaukan kembali," pungkasnya. (OL-6)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More