Senin 03 Februari 2020, 15:39 WIB

Jokowi Apresiasi Masyarakat Natuna Terima WNI dari Wuhan

Dhika Kusuma Winata | Politik dan Hukum
Jokowi Apresiasi Masyarakat Natuna Terima WNI dari Wuhan

MI/Ramdani
Presiden Joko Widodo

 

PRESIDEN Joko Widodo meminta kebesaran hati masyarakat untuk menerima kedatangan ratusan WNI dari Wuhan, Tiongkok, yang harus menjalani observasi kesehatan di Natuna. Jokowi menegaskan seluruh WNI yang dievakuasi dari Wuhan dalam kondisi sehat.

"Saya berterima kasih ke masyarakat Natuna yang juga sudah memberikan lampu hijau karena ini saudara-saudara kita sendiri. Yang dievakuasi 243 orang itu sehat tetapi dalam protokol kesehatan diperlukan tahapan-tahapan sebelum dikembalikan ke keluarga. Itu protokol kesehatan yang harus diikuti," ucap Jokowi di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (3/2).

Baca juga: DPR Batal dapat Penjelasan Sejumlah Isu dari Yasonna

Presiden mengemukakan hal itu sehubungan adanya sebagian masyarakat Natuna yang memprotes keputusan pemerintah menempatkan sementara WNI dari Wuhan di Natuna, Kepulauan Riau.

Presiden mengungkapkan alasan pemerintah memilih Natuna. Menurutnya, sempat muncul beberapa lokasi alternatif selain Natuna yakni Morotai dan Biak. Namun, ucap Presiden, pemerintah memutuskan Natuna karena memiliki infrastruktur yang dibutuhkan untuk pendaratan pesawat dan kesiapan tim kesehatan.

"Memang kemarin ada beberapa alternatif. Tidak semua pulau bisa dipakai karena kita mengukur tingkat kesiapan tim kesehatan sehingga keputusan di Natuna. Saya kira kita memerlukan kebesaran hati seluruh masyarakat Indonesia. Apapun itu adalah saudara-saudara kita," ucap Jokowi.

Selain kepada masyarakat Natuna, Presiden juga menyampaikan apresiasi kerja tim bersama Kemenlu, TNI/Polri, Kemenkes, BNPB, dan Kemenko PMK yang mengoordinasi proses evakuasi yang berjalan mulus.

"Saya sangat menghargai apa yang sudah dilakukan oleh kerja tim bersama sehingga keputusan evakuasi dalam waktu yang sangat singkat bisa dilakukan dengan baik," tutur Presiden. (OL-6)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More