Senin 03 Februari 2020, 14:06 WIB

Penyedotan Air di Underpass Kemayoran belum Selesai

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
Penyedotan Air di Underpass Kemayoran belum Selesai

ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga
Selang air memompa banjir yang menutup Underpass Kemayoran, Jakarta, Minggu (2/2/2020).

 

PENYEDOTAN air yang membanjiri underpass Kemayoran, sejak Minggu (2/2), terus dilakukan. Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kemayoran, membuat underpass di daerah itu terendam banjir hingga 4 meter sehingga tidak bisa dilintasi pengguna jalan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta Subejo mengatakan upaya penyedotan terus dilakukan dan hingga kini air yang membanjiri underpass tersisa dengan ketinggian 1 meter.

"Masih dilakukan penyedotan. Ketinggian sudah kurang dari 1 meter," ungkap Subejo saat dikonfirmasi, Senin (3/2).

Penyedotan air menggunakan pompa berjalan atau mobile milik Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Pusat dan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan.

Baca juga:  Baru Surut Seminggu, Underpass Kemayoran Banjir Lagi

Sebelumnya, Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah mengatakan pihaknya akan membantu mengeringkan underpass Kemayoran saat terjadi banjir.

"Arahan dari gubernur adalah untuk membantu," ungkapnya, Minggu (2/2).

Penyebab underpass selalu kebanjiran di musim hujan diduga akibat lubang saluran yang tidak cukup menampung kapasitas air dari curah hujan yang tinggi. Underpass itu dibangun oleh pengelola Bandara Kemayoran pada 1991 untuk dijadikan landasan pesawat.

Saat Bandara Kemayoran tidak ada lagi, jalan tersebut menjadi underpass dan kerap banjir saat musim hujan karena tidak memiliki saluran yang layak.

Underpass Kemayoran juga terendam banjir dengan ketinggian 4 meter saat Jakarta diguyur hujan selama lebih dari 4 jam pada Sabtu (25/1) lalu.(OL-5)

Baca Juga

Dok MI

Bukannya Diam di Rumah, Warga Malah Tawuran di Tebet

👤Jufriansyah 🕔Kamis 02 April 2020, 00:29 WIB
Bosan tinggal di rumah selama pandemi korona bukan berarti harus...
Antara

Polri Usut 63 Kasus Hoaks Soal Covid-19

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Rabu 01 April 2020, 21:46 WIB
"Polri bakal terus melakukan patroli siber untuk mencegah beredarnya berita-berita hoaks di media sosial yang meresahkan dan menindak...
Antara/Aprilio Akbar

Kemenhub Sebut Surat Edaran BPTJ Bersifat Rekomendasi

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Rabu 01 April 2020, 21:14 WIB
Surat edaran tersebut bertujuan memberikan rekomendasi kepada daerah apabila sudah dikategorikan sebagai daerah yang diperkenankan untuk...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya