Senin 03 Februari 2020, 08:41 WIB

IPM Terendah se-Jateng, Rumah Literasi Didirikan di Brebes

Supardji Rasban | Nusantara
IPM Terendah se-Jateng, Rumah Literasi Didirikan di Brebes

MI/SUPARDJI RASBAN
Wakil Bupati Brebes Narjo (berpeci hitam) meresmikan Rumah Literasi Waskita, Minggu (2/2/2020).

 

KESADARAN membaca di kalangan masyarakat kian tumbuh di banyak daerah dengan berdirinya rumah literasi. Di Desa Kedungtukang Kecamatan Jatibarang Kabupaten Brebes Jawa Tengah, juga tak ketinggalan. Seorang tokoh masyarakat Desa Kedungtukang dengan dibantu sekelompok pemuda, mendirikan rumah literasi.
     
Rumah Literasi bernama Waskita tersebut diresmikan penggunaannya oleh Wakil Bupati Brebes Narjo, dengan mengundang ratusan warga setempat terutama kalangan generasi mudanya/ milenial. Narjo dalam sambutannya atas nama Pemerintah Kabupaten Brebes, mengapresiasi didirikannya Rumah Literasi Waskita itu.

"Menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk gemar membaca terutama di kalangan milenial memang tidak bisa hanya dilakukan pemerintah tapi butuh partisipasi masyarakat," ujar Narjo, Minggu (2/2).

Wakil Bupati Brebes mengakui masih kurangnya kesadaran membaca di kalangan masyarakat Kabupaten Brebes pada umumnya. Hal itu ditandai masih sangat rendahnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Brebes.
     
"Kita harus jujur mengakui kalau IPM masyarakat Brebes termasuk terendah di Jawa Tengah yakni dengan nilai IPM 64,86," terang Narjo.
     
Karenanya, menurut dia kehadiran Rumah Literasi Waskita memang sangat dibutuhkan terutama bagi kalangan milenial.

"Generasi muda kita harus mengejar ketertinggalan dalam soal IPM ini," ucapnya.

Pembina Rumah Literasi Waskita Carto menyampaikan nama Waskita tidak ada hubungannya sama sekali dengan nama PT Waskita yang terkait dengan pembangunan sarana dan prasarana jalan milik pemerintah.
     
"Kita memakai nama Rumah Literasi Waskita agar berbeda saja dengan nama-nama rumah literasi yang sudah banyak didirikan di daerah," ujar Carto.
     
Carto yang juga Ketua Majelis Silaturahmi Warga Brebes (Masigab), yakni perkumpulan masyarakat Kabupaten Brebes yang ada di perantauan, menuturkan pihaknya tergerak mendirikan rumah literasi karena terdorong oleh rasa keprihatinan masih rendahnya IPM masyarakat Kabupaten Brebes. Budayawan Pantura Atmo Tan Sidik, juga mengapresiasi atas berdirinya Rumah Literasi Waskita.

baca juga: Semarang Bebas Banjir Tahun 2021

"Rumah Literasi waskita ini merupakan salah satu alternatif bagi generasi milenial untuk menengok dunia luar agar tidak hidup seperti dalam tempurung," kata Atmo.

Peresmian Rumah Literasi Waskita di Desa Kedungtukang Kecamatan Jatibarang Kabupaten Brebes tersebut juga dimeriahkan dengan penampilan wayang/golek santri dengan dalag Ki Haryo Enthus Susmono, yang merupakan putera mendiang Ki Enthus Susmono dan pembacaan puisi Bahasa Brebesan oleh sejumlah seniman. (OL-3)

 

Berita Terkini

Read More

BenihBaik.com

Read More

Berita Populer

Read More