Minggu 02 Februari 2020, 22:39 WIB

Kemenhub Tunda Sementara Penerbangan dari dan ke Tiongkok

mediaindonesia.com | Ekonomi
Kemenhub Tunda Sementara Penerbangan dari dan ke Tiongkok

Antara
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memberi keterangan kepada media.

 

SEHUBUNGAN dengan merebaknya wabah virus korona dan terjadi  eningkatan skala epidemik virus korona serta status darurat global yang ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melaksanakan arahan Presiden Joko Widodo dalam rapat terbatas.

Kemenhub memutuskan melakukan penundaan penerbangan menuju dan dari Tiongkok tetapi tidak termasuk Hongkong dan Makau dalam batas waktu yang akan ditentukan kemudian. Penundaan penerbangan tersebut berlaku mulai pada Rabu, 5 Februari 2020 pukul 00.00 WIB.

“Penundaan sementara ini ditujukan untuk  melindungi masyarakat dari risiko tertular mengingat salah satu yang menjadi potensi masuknya penyebaran virus adalah akses transportasi udara yang erat kaitannya dengan keluar masuknya penumpang internasional," tegas Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, di Jakarta, Minggu (2/2).

Dengan keputusan tersebut, seluruh maskapai Indonesia diminta untuk menunda seluruh rute penerbangan dari dan ke seluruh destinasi di Tiongkok sampai batas waktu yang ditentukan kemudian.

Demikian pula maskapai asing yang melakukan penerbangan dari Tiongkok ke Indonesia, termasuk penerbangan transit dari Tiongkok diminta untuk menunda sementara penerbangan menuju Indonesia. 

Menurut Menhub, pemerintah Indonesia meminta maskapai nasional maupun asing untuk mempersiapkan diri dengan  tetap mengutamakan kepentingan konsumen dan menyampaikan rencana penundaan sedini mungkin sesuai prosedur yang berlaku agar kerugian penumpang dapat diminimalisir. 

Saat ini tercatat lima maskapai nasional yang mengoperasikan penerbangan ke Tiongkok adalah  Garuda Indonesia, Citilink, Batik Air, Lion Air, dan  Sriwijaya Air. (OL-09)
 

Berita Terkini

Read More

BenihBaik.com

Read More

Berita Populer

Read More