Minggu 02 Februari 2020, 21:41 WIB

Eka Hospital Cibubur Tangani Pasien Suspek Korona

tri subarkah | Humaniora
Eka Hospital Cibubur Tangani Pasien Suspek Korona

Kemenlu
medis memeriksa kesehatan Warga Negara Indonesia (WNI) dari Wuhan, Tiongkok

 

EKA Hospital Cibubur tengah mengisolasi seorang warga Indonesia yang menjadi pasien yang diduga terjangkit virus korona baru (2019-nCoV). Menurut Marketing and Public Relation Director Eka Hospital, Erwin Suyanto, pihaknya sudah mengambil darah mahasiswi yang kuliah di Guilin, Tiongkok, tersebut.

"Darah sudah diambil, tiga hari baru keluar hasil, hasil itu baru dikirm Senin (3/2) pagi dari litbangkes," terang Erwin saat dihubungi Media Indonesia, Minggu (2/2).

Penanganan pasien yang dirawat sejak Rabu (26/1) itu, lanjut Erwin, dilakukan bersama Dinas Kesehatan Bogor, Jawa Barat. Apabila dinyatakan positif tertular virus korona, maka penanganan pasien sepenuhnya diserahkan oleh Dinas Kesehatan Bogor.

"Akan diarahkan ke rumah sakit khusus, RSUP Persahabatan atau Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso. Karena saat ini pemerintah yang langsung tanggung jawab until kasus corona virus," jelas Edwin.

Namun apabila hasil tes menyatakan negatif, maka pasien akan dikeluarkan dari ruangan isolasi dan dirawat di ruangan biasa hingga sembuh.

"Kalau negatif yasudah, dari isolasi kita keluarkan ke ruangan biasa, sampai sembuh baru pulang. Soalnya belum tau juga kan kalo negatif diagnosanya apa," imbuh Edwin.

Sebelumnya, Edwin mengatakan bahwa pasien tersebut telah memenuhi unsur seseorang terkena virus korona, yakni suhu badan yang tinggi, flu berat, sedikit batuk dan sesak nafas. Pihak rumah sakit langsung membawa pasien ke ruangan isolasi setelah tahu bahwa yang bersangkutan baru kembali dari zona terinfeksi.

"Ternyata kata dokternya bisa supect nih kayaknya, soalnya kan udah keliatan tanda-tandanya, dari China, flu, batuk, sesak napas, yaudah kita langsung bawa ke isolation room," jelas Erwin.

Selain itu, dari hasil pemeriksaan darah diketahui leukosit atau sel darah putih pasien mengalami penurunan. "Ini kan berarti virus nih kalau leukosit turun terus. Cuma saya nggak tau virus apa," tandasnya. (OL-8)

Berita Terkini

Read More

BenihBaik.com

Read More

Berita Populer

Read More