Minggu 02 Februari 2020, 20:05 WIB

Menteri Erick Puji Gerak BUMN Bantu WNI Terdampak Virus Corona

Antara | Ekonomi
Menteri Erick Puji Gerak BUMN Bantu WNI Terdampak Virus Corona

ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga
Menteri BUMN Erick Thohir

 

Menteri BUMN Erick Thohir mengapresiasi BUMN-BUMN yang bergerak cepat membantu Warga Negara Indonesia (WNI) di China yang saat ini terdampak wabah Virus Corona.
 
"Saya apresiasi BNI yang bergerak cepat membantu masyarakat Indonesia di Hongkong. Masyarakat Indonesia di Hongkong termasuk yang paling besar, " kata Erik Thohir dalam keterangan resminya di Jakarta, Minggu (2/02)
 
Selain itu,untuk membantu mengantisipasi Virus corona, RNI akan mengirimkan masker melalui Garuda Indonesia yang kemudian akan dibagikan di BNI cabang Hongkong.
 
Erick Thohir berharap bantuan yang disalurkan oleh BUMN tersebut dapat membantu masyarakat Indonesia yang berada di sana.
 
Saat ini BNI Hongkong sudah membantu penyebaran masker, namun masih kurang dan dibutuhkan lebih banyak lagi. Dengan koordinasi Kementerian BUMN, BNI-RNI-Garuda akan mengirimkan sekitar 25.000 masker untuk masyarakat Indonesia di Hongkong paling lambat lusa.
 
Dalam rapat terbatas dengan Presiden Joko Widodo terkait antisipasi penyebaran Virus Corona , Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir meminta BUMN ikut aktif dalam upaya membantu masyarakat Indonesia yang terdampak langsung di China.
 
Sebelumnya Pemerintah Indonesia memberlakukan larangan masuk ke Indonesia terhadap pendatang dari China daratan atau yang sudah berada di China daratan selama 14 hari.
 Selain itu pemerintah Indonesia juga melarang perjalanan WNI ke China, serta menghentikan kebijakan bebas visa kunjungan bagi warga negara China untuk mencegah masuknya Virus Corona ke Indonesia.
 
Virus corona jenis baru yang diidentifikasi sebagai 2019-nCov kian menyebar di China. Jumlah kematian akibat virus corona di China terus
meningkat menjadi 259 orang hingga Jumat (31/1). Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan sebanyak 83 kasus virus corona tersebar di 18 negara. (E-1)
 

Berita Terkini

Read More

BenihBaik.com

Read More

Berita Populer

Read More