Minggu 02 Februari 2020, 11:39 WIB

Pria Wuhan yang Terinfeksi Virus Korona Meninggal di Filipina

Deri Dahuri | Internasional
Pria Wuhan yang Terinfeksi Virus Korona Meninggal di Filipina

Ted ALJIBE/AFP
Masyarakat Filipina mengantre membeli masker di sebuah toko yang menjual perlengkapan medis di Kota Manila, Filipina.

 

HINGGA Minggu (2/20, jumlah korban meninggal akibat virus korona tipe baru di Tiongkok telah mencapai 304 orang dan tercatat 14.551 orang terinfeksi.

Sementara itu jumlah orang yang terinfeksi di luar Tiongkok sebagaimana yang dilaporkan South China Morning Post  di antaranya Hong Kong sebanyak 14 orang, Makau 7 orang, Taiwan 10 orang, di sejumlah negara Asia lain 90 orang, Eropa 20 orang, Amerika Utara 12 orang, dan Australia 12 orang.             

Dari kawasan Asia Tenggara, Filipina melaporkan kematian pertama pasien yang terinfeksi korona virus di luar Tiongkok hanya beberapa jam setelah menyatakan larangan kunjungan warga negara Tiongkok, Hong Kong, dan Makau.

Baca juga : Filipina Keluarkan Larangan Kedatangan dari Tiongkok

Seorang pria warga negara Tiongkok yang berusia 44 tahun dilaporkan meninggal di Filipina pada Sabtu (1/2), Pria itu datang bersama rekan perempuannya yang berusia 38 tahun. Kedua orang yang datang dari Wuhan, Hubei, Tiongkok itu datang ke Filipina dengan transit dari Hong Kong pada 21 Januari lalu.

"Ini adalah kematian pertama (akibat virus korona) di luar Tiongkok," kata Rabindra Abeyasinghe, perwakilan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) di Filipina.

Larangan masuk warga Tiongkok

Beberapa jam kematian warga Wuhan di Filipina, media setempat melaporkan bahwa untuk antisipasi penyebaran virus korona, Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengeluarkan larangan warga negara Tiongkok termasuk Hong Kong dan Makau untuk datang ke Filipina.
 
Larangan kedatangan warga negara Tiongkok ke Filipina diumumkan Senator Christopher 'Bong' Go, mantan orang kepercayaan Duterte saat wawawanca yang disiarkan GMA News TV pada Minggu (2/2). (South China Morning Post/OL-09)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More