Minggu 02 Februari 2020, 10:27 WIB

Berita Pasien Meninggal di Semarang Akibat Korona, Hoaks!

Antara | Humaniora
Berita Pasien Meninggal di Semarang Akibat Korona, Hoaks!

AFP
Virus Korona hadir di Wuhan pada pengujung 2019 dan sudah 170 warga Tiongkok tewas akibat virus ini, di mana 7.783 Terinfeksi.

 

KERIUHAN media sosial dan aplikasi pesan instan terkait berita seorang pasien yang diduga terinfeksi virus Korona dan meninggal di RS dr Kariadi Semarang adalah tidak benar.

Dalam unggahan satu akun Twitter, ditautkan konten video yang berasal dari salah satu media televisi nasional dengan judul "5 Pasien "Suspect" Virus Korona". Selain mengunggah konten video pada Sabtu (1/2), akun tersebut juga menambahkan narasi sebagai berikut:

"...@Satu (1) dari 5 Pasien Suspect Infeksi Virus Corona'--Meninggal Dunia Di RSU Dr Kariadi Semarang-Indonesia..artinya Kitapun Tidak Luput Dari Wabah Infeksi Berbahaya Ini"

Adapun penjelasannya, konten video yang diunggah ramai-ramai oleh warganet di berbagai media sosial itu merupakan berita video milik Kompas TV. Konten-konten video yang diunggah oleh berbagai akun media sosial telah disunting dan hanya menyisakan bagian awal berita video.

Durasi konten video di akun-akun media sosial hanya 36 detik. Itu berbeda dengan konten asli berita video Kompas TV yaitu dua menit 12 detik.

Baca juga: Virus Korona di Tiongkok, 304 Tewas dan 322 Dinyatakan Sembuh

Dalam 36 detik pertama, Kompas TV belum menjelaskan kegiatan penanganan pasien yang diduga telah terinfeksi virus corona itu merupakan rangkaian simulasi yang digelar Rumah Sakit Umum Pusat dr. Karidi Semarang.

Dalam kanal YouTube resmi mereka, Kompas TV menuliskan judul unggahan video "RS Kariadi, Semarang Gelar Simulasi Penanganan Pasien Virus Corona".

Dalam tayangan awal video itu hingga detik ke-44, sub-judul berita tertulis "4 Dirawat Di Ruang Isolasi, 1 Meninggal". Namun pada detik ke-45, Kompas TV menulis sub-judul berita "RSUP dr Kariadi Simulasi Perawatan Pasien Virus Korona".

Sebelumnya, terdapat akun lain di Twitter yang juga mengunggah konten video serupa dilengkapi ucapan duka cita. Sebuah konten video berita turut pula ditautkan pada unggahan itu.

Sementara di Instagram, terdapat sebuah cuplikan adegan video dalam unggahan Instastory yang dilengkapi narasi pasien terduga terinfeksi virus corona dirujuk ke Rumah Sakit dr Kariadi dari RS Colombia.
 
Di aplikasi berbagi pesan WhatsApp, beredar pula informasi serupa yang lantas diunggah menjadi konten Instastory.

Berikut narasi yang terdapat di aplikasi WhatsApp: "informasi buat teman2 yg dinas di rsup dr. kariadi mohon untuk selalu memakai masker berhubung di ruang rajawali lt.6 sudah ada pasien susp. corona".(OL-5)

Berita Terkini

Read More

BenihBaik.com

Read More

Berita Populer

Read More