Sabtu 01 Februari 2020, 18:54 WIB

Berita Virus Korona Cukup Pengaruhi Pasar

Fetry Wuryasti | Ekonomi
Berita Virus Korona Cukup Pengaruhi Pasar

Ilustrasi
Virus korona pengaruhi pasar global

 

PASAR dunia sempat pulih di pertengahan pekan kemarin setelah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), mengumumkan darurat kesehatan global akibat virus korona. Tapi WHO tidak merekomendasikan pembatasan perjalanan ke Tiongkok.

"Hal ini menimbulkan optimisme bahwa perekonomian Tiongkok dan global tidak akan terlalu terganggu akibat virus Corona," ujar Direktur PT. Anugerah Mega Investama Hans Kwee, melalui rilis yang diterima, Sabtu (1/2).

Namun Di Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS telah memerintahkan karantina semua orang yang dipulangkan dari Tiongkok ke sebuah pangkalan udara di California.

Bila dampak virus korona lebih besar dari pada SARS 2003 lalu, maka kemungkinan butuh dana yang lebih besar dan akan menganggu ekonomi dunia. Sebab Tiongkok punya perekonomian yang sangat besar.

"Dahulu, wabah SARS membutuhkan dana kurang lebih US $33 miliar," kata Hans Kwee.

Wabah virus korona juga mempengaruhi pasar Eropa setelah Inggris dan Italia mengkonfirmasi kasus virus korona yang pertama.

Kalangan ekonom dan pelaku pasar mengkhawatirkan indeks manufaktur Tiongkok periode Februari 2020 yang diperkirakaan akan berada di 40-45 poin atau turun tajam akibat merebaknya wabah virus korona.

Sektor tambang mengalami terkoreksi di tengah kekhawatiran bahwa Tiongkok dan pasar raksasa bahan baku akan terhenti jika epidemi memburuk.

Saham-saham maskapai penerbangan juga memperpanjang koreksi karena lebih banyak akibat banyak maskapai melakukan penundaan penerbangan ke Tiongkok.

Virus Korona akan menjadi berita utama yang diperkirakan akan memukul pertumbuhan ekonomi global dan Tiongkok.

"Kami berharap ada rebound pada IHSG. Tetapi melihat tekanan indeks global akibat wabah virus korona yang menyebar dengan cepat, IHSG sangat mungkin turun kembali pada pekan ini dengan support di level 5900 sampai 5767 dan resistance di level 6000 sampai 6152," tutup Hans Kwee. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

BenihBaik.com

Read More

Berita Populer

Read More