Sabtu 01 Februari 2020, 15:32 WIB

Menlu: 250 WNI di Wuhan, Tiongkok dalam Keadaan Sehat

Despian Nurhidayat | Humaniora
Menlu: 250 WNI di Wuhan, Tiongkok dalam Keadaan Sehat

ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal
Menlu Retno R Marsudi memberikan keterangan pers tentang evakuasi WNI dari Wuhan, China, di Bandara Soekarno-Hatta, Tanggerang, Sabtu (1/2)

 

MENTERI Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi memastikan bahwa sebanyak 250 warga negara Indonesia (WNI) yang terdiri dari 245 orang WNI dan 5 orang Tim Aju (edvance) di Wuhan, Tiongkok dalam keadaan sehat.

Sampai saat ini, Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI secara intens mendapatkan laporan dan juga terus berkomunikasi dengan WNI yang tengah berada di Wuhan, Tiongkok. .

Retno juga memastikan bahwa serangkaian protokol kesehatan terkait penjemputan WNI dari Wuhan akan dilakukan. Dari mulai sebelum keberangkatan sampai pascakedatangan akan secara intens dilakukan pemeriksaan terhadap para penumpang.

"Sebelum berangakat, serangkaian pemeriksaan kesehatan dilakukan untuk pastikan mereka dalam kondisi sehat. Mengingat situasi ini bukan situasi yang normal, maka kedisiplinan dan penangan protokol kesehatan akan terus diberlakukan," ungkap Menlu di Terminal A Bandara Soekarno Hatta, Tanggerang, Banten, Sabtu (1/2).

Baca juga : TNI Pastikan Pulau Natuna sebagai Tempat Karantina WNI dari Wuhan

"Kedisiplinan ini dilakukan termasuk selama perjalan, kedatangan dan pasca kedatangan. Protokol kesehatan juga berlaku ketat bagi kru pesawat dan pesawat itu sendiri setelah kedatangan," ucap Retno.

Lebih lanjut, Retno menambahkan sedari pagi hari waktu setempat, seluruh WNI yang tersebar di Provinsi Hubei telah berkumpul di Wuhan. Sejauh ini, dia mengatakan WNI tersebar di 5 titik Provinsi Hubei.

"Tadi pagi, warga negara kita yang berada di beberapa titik Provinsi Hubei, sudah mulai ke Wuhan. Ada yang di Kota Enshi yang jaraknya 542 km dari Wuhan, lalu Suizhou jaraknya 222 km, Huangshi yang jaraknya 100 km, Xianning 98 KM dan di Wuhan," lanjut Retno.

Selain melakukan penjemputan, Retno juga menambahkan bahwa pemerintah juga akan memberikan beberapa peralatan kepada Tiongkok. Peralatan tersebut terdiri dari masker khusus dan peralatan medis yang diharapkan dapat membantu meringankan beban Tiongkok.

"Kami juga membawa peralatan yang diperlukan oleh Tiongkok yaitu masker dan medical surgical unit. Alat ini akan langsung dietrima Tiongkok melalui Hubei Charity Foundation. Ini adalah misi yang sangat mulia dan harus dijalankan dengan penuh kedisiplinan," pungkasnya.

Sementara itu, Retno juga mengucapkan terima kasih atas kerja sama yang dilakukan oleh beberapa kementerian terkait. Selain itu, dia juga berharap agar seluruh awak pesawat baik yang akan berangkat maupun yang dijemput dapat kembali dengan selamat.

"Semoga misi penjemputan ini akan berlangsung dengan lancar dan bisa menjalani proses sesuai protokol kesehatan sebelum kembali ke keluarga masing-masing. Selamat jalan teman-teman, kami semua bersama kalian dan semoga kalian kembali dengan selamat dan sehat," tutup Retno. (Des/OL-09)

Berita Terkini

Read More

BenihBaik.com

Read More

Berita Populer

Read More