Sabtu 01 Februari 2020, 02:30 WIB

Nostalgia Bareng The Jadugar

Bus/M-2 | Weekend
Nostalgia Bareng The Jadugar

Dok.
Judul buku The Jadugar: 15 Tahun Mengobrak-abrik Video Musik Indonesia.

GENERASI urban yang menga­wali masa praremaja pada per­te­ngahan era 1990-an amat mungkin tidak asing dengan aktivitas menonton video musik dari band-band favorit, yang rutin diputar di kanal MTV dulu. Di masa itu, video musik mulai menjadi tren di Tanah Air. Kemudian, memasuki era 2000-an, ia menjelma kelengkapan yang wajib dihadirkan para musikus untuk menarasikan musik mereka dalam bahasa visual.

Berkaitan dengan hal tersebut, kolaborasi duo seniman eksentrik, Hendry ‘Betmen’ Foundation dan Anggun Priambodo, dalam ben­dera ‘The Jadugar’ menjadi salah satu nama yang tidak bisa ditinggalkan dalam pembahasan video musik di Indonesia.

Sejak 2002, duo Jadugar telah berkiprah di belantika musik Indonesia, menciptakan tidak kurang dari 103 video klip musik. Pendekatan eksploratif yang mereka angkat dalam setiap karyanya membuat banyak musikus tertarik menggandeng The Jadugar untuk memvisualisasikan lagu-lagu mereka, mulai para musikus indie seperti Bandempo, The Brandals, The Jonis, hingga mereka yang telah digandeng label musik mayor seperti NAIF, Nidji, Peterpan (sekarang Noah), dan Slank.

Dokumentasi perjalanan kreatif mereka itu kini dirangkum dalam sebuah buku yang mereka beri judul The Jadugar: 15 Tahun Mengobrak-abrik Video Musik Indonesia, dirilis di Jakarta, Sabtu (25/1) silam.

“Dari kebiasaan membeli buku dan membaca, kami berpikir betapa pentingnya sebuah kerja pendokumentasian. Maka, cita-cita untuk membukukan dokumentasi dari apa yang pernah kami kerjakan di The Jadugar itu adalah yang selanjutnya kami bayangkan untuk direalisasikan, setelah 15 tahun semua itu menumpuk,” terang Anggun dalam acara tersebut.

Buku yang disebut sebagai ‘kumpulan arsip’ oleh Betmen dan Anggun ini terbagi dalam tiga bagian. Bab pertama dalam buku terbitan Gramedia Pustaka Utama ini berjudul Tulisan dari Teman-teman. Sesuai namanya, bab ini berisi sumbangan kesan dari para sahabat hingga penggemar The Jadugar terhadap karya-karya video klip mereka yang tak jarang dianggap nyeleneh. Nyeleneh dalam arti tak melulu menjadi video klip yang naratif. Mengutip pendapat dari penulis Prima Rusdi, ‘Karya-karya The Jadugar cenderung lebih menawarkan permainan visual. Para personel band yang mereka tampilkan muncul apa adanya, bahkan kerap tidak tampil sama sekali di video-video mereka’ (hlm. 15). Hal itu rupanya tidak terlepas dari latar belakang seni rupa Anggun dan Betmen.

Bab kedua, Kata Mereka tentang The Jadugar, penuh dengan cerita pengalaman dari orang-orang yang pernah bersinggungan dalam proyek-proyek produksi video musik dengan The Jadugar.

Sementara itu, pada bagian akhir dari buku setebal 278 halaman yang diberi tajuk Narasi dari Lokasi, tersaji narasi di balik kumpulan arsip, gambar, hingga coretan-coretan lawas yang berisi kisah di balik layar pembuatan 48 video musik oleh duo sutradara ini.

Secara garis besar, buku The Jadugar: 15 Tahun Mengobrak-abrik Video Musik Indonesia ini berisi potret geliat perkembangan musik di Indonesia dan merupakan sumbangsih yang amat berharga bagi perkembangan musik Tanah Air ke depannya. Dengan penyajian yang interaktif dan ringan, para pembaca akan diajak merenungi kembali romantisme musik di periode 2000-an yang penuh dengan kenangan. (Bus/M-2)

Baca Juga

Instagram @cmbynfilm

Timothee Chalamet Akan Bermain di Sekuel "Call Me by Your Name"

👤Fathurrozak 🕔Senin 06 April 2020, 13:25 WIB
"Call Me by Your Name" masuk nominasi film terbaik Oscar...
 Angela Weiss / AFP

PBB Minta Pemerintah di Seluruh Dunia Lindungi Perempuan

👤Adiyanto 🕔Senin 06 April 2020, 10:25 WIB
Selama beberapa pekan terakhir ketika tekanan ekonomi dan sosial dan ketakutan telah tumbuh,  pihaknya telah menyaksikan lonjakan...
Lionel BONAVENTURE / AFP

YouTube Pantau Video Konspirasi Palsu Teknologi 5G dan Covid-19

👤Adiyanto 🕔Senin 06 April 2020, 10:01 WIB
Setidaknya, tujuh menara seluler telah dibakar di Inggris, setelah teori konspirasi online secara tidak akurat mengklaim hubungan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya