Jumat 31 Januari 2020, 20:25 WIB

Jokowi Apresiasi Kecepatan Pembangunan YIA

Andhika Prasetyo | Ekonomi
Jokowi Apresiasi Kecepatan Pembangunan YIA

Dok. Biro Sekretariat pers Istana Kepresidenan
Presiden Jokowi meninjau bandara Internasional Yogyakarta bersama dengan menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi

 

PRESIDEN Joko Widodo mengapresiasi pembangunan Yogyakarta Internasional Airport (YIA) yang dapat diselesaikan dengan cepat.

Bandara yang terletak di Kulon Progo itu memiliki terminal dengan luas 219 ribu meter persegi. Adapun, panjang landasan pacunya mencapai 3.250 meter. Runway tersebut dapat mengakomodasi pergerakan pesawat dengan badan lebar seperti Boeing 777-300 dan Airbus A380.

"Ini pekerjaan besar yang diselesaikan dalam waktu yang sangat singkat, kurang lebih 20 bulan. Kecepatan dalam membangun ini patut diapresiasi. Itu bukan waktu yang lama, pendek banget, tapi bisa dikerjakan," ujar Jokowi melalui keterangan resmi, Jumat (31/1).

Kepala Negara berharap, dengan adanya bandara baru tersebut, kecepatan pelayanan penerbangan bisa meningkat. Lalu lintas pesawat serta penumpang juga diharapkan akan mengalami pertumbuhan signifikan.

"Kita ingin semua bandara memiliki pelayanan yang cepat sehingga traffic-nya itu semakin padat. Semua bandara kan arahnya ke traffic. Semakin banyak traffic, itu yang kita mau. Semua bandara itu orientasinya akan ke sana sehingga pelayanan dan service yang cepat itu menjadi kunci," jelasnya.

Baca juga : Hari Ini, Jokowi akan Resmikan Underpass YIA

Dengan lahan terminal seluas 219 ribu meter persegi, YIA diperkirakan akan mampu menampung hingga 20 juta penumpang per tahun.

Sangat jauh melampaui kapasitas Bandara Internasional Adisucipto yang selama ini menjadi andalan Yogyakarta. Lapangan terbang yang terletak di tengah kota itu hanya memiliki luas 17.136 meter persegi dengan kapasitas tampung 1,7 juta penumpang per tahun.

"Jadi hitung-hitungan yang ada di Yogyakarta sekarang penumpang 8,4 juta per tahun. Kapasitas ini 20 juta. Artinya ada sebuah kelonggaran yang sangat besar. Kurang lebih 11 juta kelonggaran kapasitas. Itu harus diarahkan agar penerbangan-penerbangan baru, slot-slot diberikan kepada penerbangan yang membawa turis sebanyak-banyaknya ke Yogyakarta dan sekitarnya," papar Jokowi.

YIA ditargetkan akan beroperasi secara penuh pada 29 Maret 2020. Nantinya, seluruh penerbangan di Bandara Adisucipto akan dialihkan ke YIA, kecuali penerbangan berjadwal dan tidak berjadwal yang menggunakan pesawat propeller/baling-baling, serta penerbangan VIP menggunakan pesawat jet pribadi.

"Ya, seluruhnya nanti jadi di Maret akhir. Kita harapkan sudah digeser ke YIA semua. Di Adisucipto disisakan hanya untuk pesawat baling-baling," tandasnya. (OL-7)

Berita Terkini

Read More

BenihBaik.com

Read More

Berita Populer

Read More