Jumat 31 Januari 2020, 13:45 WIB

IDI Bentuk Posko Pencegahan Virus Korona

Atalya Puspa | Humaniora
IDI Bentuk Posko Pencegahan Virus Korona

AFP
WHO umumkan virus korona sebagai wabah global

 

ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan wabah virus korona sebagai darurat kesehatan global. Menanggapi hal itu, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) memutuskan membuat posko untuk mengantisipasi merebaknya wabah virus korona di Indonesia.

Ketua PB IDI Daeng Mohammad Faqih mengungkapkan, hari ini pihak IDI pusat akan mengirimkan surat perintah kepada cabang IDI di seluruh Indonesia untuk mendirikan posko pencegahan.

"Kita akan bersurat kepada 434 kantor IDI di Indonesia untuk membentuk posko pencegahan. Kami berharap semua cabang kita membentuk posko itu kita minta itu salah satunya menjadi tempat koordinasi dokter setempat," kata Daeng di Kantor IDI, Jakarta Pusat, Jumat (31/1).

Dalam mendirikan posko tersebut, PB IDI bekerja sama dengan Reckitt Benckiser (RB) Indonesia sebagai perusahaan global consumers good pada kategori health, hygiene, home. Adapun, dalam posko tersebut IDI akan mengadakan kegiatan edukasi untuk menjaga kebersihan tangan dan mencegah penyebaran kuman lewat cuci tangan yang benar.

Selain itu,  pihaknya juga mempersiapkan dokter-dokter yang terhimpun dalam IDI untuk penanganan jika ada kasus kritis.

"Kita akan dorong dokter bersiap dari segi pengetahuan dan keahlian. Kita sudah membuat buku pedoman dan membuat panduan praktik klinis bagaimana kalau terjadi kasus kritis," tuturnya.

Kepada masyarakat, dirinya mengimbau agar selalu waspada dengan menjaga kebersihan dan meningkatkan perilaku pencegahan guna mengurangi risiko penularan. Beberapa cara yang dapat dilakukan antara lain menghindari kontak dengan penderita infeksi pernapasan, menghindari kontak dengan hewan liar, menjaga kebersihan tangan, serta mempraktekkan etika batuk dan bersin.

Dirinya juga mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak panik namun selalu waspada bila mengalami gejala demam, batuk, disertai kesulitan bernapas.

Sementara, CSR Director Reckitt Benckiser (RB) Indonesia, Helena Rahayu Wonoadi mengatakan, pihaknya mendorong masyarakat untuk secara proaktif berpartisipasi dalam menyebarkan kebaikan kecil dengan mengajak siapapun untuk mempraktekkan cara menjaga kebersihan tangan yang baik.

"Yaitu dengan mencuci tangan secara rutin dengan air mengalir dan sabun untuk memastikan seluruh permukaan tangan telah bersih," ucapnya. (OL-13)

Berita Terkini

Read More

BenihBaik.com

Read More

Berita Populer

Read More