Jumat 31 Januari 2020, 11:14 WIB

Pemilik dan Pedagang Knalpot Racing Terjaring Razia di Sikka

Alexander P. Taum | Nusantara
Pemilik dan Pedagang Knalpot Racing Terjaring Razia di Sikka

ANTARA
Ilustrasi

 

POLRES Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur sangat gencar menangkap dan menilang pengguna knalpot racing, yang mengganggu ketenangan masyarakat karena suara bisingnya. Hasilnya, baru dua hari melakukan razia, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sikka berhasil menyita ratusan unit sepeda motor yang menggunakan knalpot racing. Hingga kini, motor tersebut masih dikandangkan di halaman Mapolres Sikka.

Kasat Lantas Polres Sikka AKP Ruliyanto Junaedi Putera Pahroen kepada Media Indonesia, Jumat (31/1)  mengatakan, dalam dua hari beroperasi, polisi berhasil menyita 211 unit sepeda motor yang menggunakan knalpot tidak standar atau telah dimodifikasi. Knalpot yang sudah dimodifikasi dapat mengeluarkan suara bising yang dapat mengganggu kenyamanan masyarakat di Kabupaten Sikka ini.

"Razia itu dilakukan pada malam hari. Razia pertama, kita amankan 67 motor knalpot racing. Razia kedua, 144 motor knalpot racing. Baru dua hari razia saja, jumlah motor yang kita amankan sudah 211 motor," ujarnya, Jumat (31/1).

baca juga: Kekurangan Air Jadi Kendala Petani di Brebes

Razia ini bermaksud membebaskan Kota Maumere dari bisingnya knalpot. Untuk itu, dirinya melakukan razia bukan saja pada pengguna knalpot racing. Razia ini juga berlaku pada pedagang atau bengkel yang menjual knalpot racing.

"Yang kita sesalkan itu, knalpot racing ini digunakan untuk kendaraan sehari-hari. Suara bisingnya sangat mengganggu masyarakat. Penindakan terhadap pengendara knalpot racing ini akan kami lakukan sampai Maumere bebas dari knalpot bising," tambahnya. (OL-3)

 

Berita Terkini

Read More

BenihBaik.com

Read More

Berita Populer

Read More