Kamis 30 Januari 2020, 23:50 WIB

Gerindra Tidak Siapkan Kuasa Hukum untuk Muzni

Yose Hendra | Politik dan Hukum
Gerindra Tidak Siapkan Kuasa Hukum untuk Muzni

Antara
Bupati Solok Selatan Muzni Zakaria (tengah) bersiap menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (30/1/2020).

 

PARTAI Gerindra prihatin dengan ditahannya Bupati Solok Selatan, Muzni Zakaria oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (30/1) malam. Muzni merupakan kader Partai Gerindra dan menjadi Ketua DPC Gerindra Solok Selatan.

"Tentu kami prihatin hal yang menimpa pak Muzni Zakaria. Beliau mantan pengurus Gerindra di Solok Selatan, dimana  beliau sudah mengundurkan diri dari Ketua DPC Solok Selatan. Kita berdoa beliau tabah menjalani proses hukum ini," kata Ketua DPD Gerindra Sumatra Barat (Sumbar) Andre Rosiade, Kamis (30/1)

Andre juga menegaskan, Partai Gerindra tidak menyiapkan kuasa hukum untuk Muzni, karena kasus hukumnya bersifat pribadi.

"Kami tidak menyiapkan kuasa hukum untuk beliau, karena kasusnya pribadi. Itu adalah kebijakan partai, kalau urusan korupsi, itu urusan pribadi yang tidak ada kaitannya dengan partai," ujar anggota DPR RI ini.

Andre juga mengaku belum tahu siapa yang akan menggantikan Muzni sebagai pemimpin Solok Selatan. Apalagi Solok Selatan, menjadi salah satu dari 13 daerah yang akan melaksanakan Pilkada tahun ini.

Dia kembali mengingatkan agar kader Gerindra yang menjabat mematuhi seruan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto, agar menjauhi korupsi, dan bekerja untuk melayani rakyat. (OL-13)

 

Berita Terkini

Read More

BenihBaik.com

Read More

Berita Populer

Read More