Kamis 30 Januari 2020, 11:20 WIB

Asosiasi Pengusaha Desa Siap Bangun Perekonomian Masyarakat Desa

mediaindonesi.com | Ekonomi
Asosiasi Pengusaha Desa Siap Bangun Perekonomian Masyarakat Desa

Istimewa
Asosiasi Pengusaha Desa Indonesia (Apedi) melakukan deklarasi nasional di Gedung Smesco, Jakarta, Kamis (30/1).

 

ASOSIASI Pengusaha Desa Indonesia (Apedi) melakukan deklarasi nasional di Gedung Smesco, Jakarta, Kamis (30/1). Kegiatan organisasi tersebut sebagai bentuk dari kepedulian para pelaku usaha di seluruh Indonesia untuk mempercepat proses pembangunan desa sejahtera dan mandiri.

Presiden Apedi, M. Irfantoro, mengatakan sebagai organisasi yang independen nonpolitik, Apedi terpanggil meningkatkan kontribusinya di dalam membangun ekonomi masyarakat di perdesaan.

Sampai saat ini, Indonesia memiliki 83.931 wilayah administrasi setingkat desa (menurut data BPS 2018). Semua desa tersebut menyimpan beragam potensi yang sangat besar dan luar biasa.

Namun di sisi lain tingkat kemiskinan di Indonesia pada tahun 2019 mencapai angka 6,69% di daerah perkotaan dan di perdesaan sebesar 12,85% atau 15,15 juta orang pada Maret 2019).

"Artinya tingkat kemiskinan terbesar itu berada di wilayah perdesaan. Mengapa masalah kemiskinan di perdesaan ini masih terus berada di posisi terbesar dan masih terus terjadi?" kata Irfantoro.

Padahal Pancasila dan UUD 1945, menurut Irfantoro, mengamanatkan untuk mewujudkan sila kelima dari Pancalisa yaitu “keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia”.

"Kenyataan itu mendorong terbentuknya Apedi yang didirikan pada 12 desember 2019. Tujuannya untuk mempercepat proses pembangunan desa sejahtera dan mandiri," ujar Irfantoro.

Sebagai organisasi yang independen nonpolitik, Apedi terpanggil meningkatkan kontribusinya di dalam membangun ekonomi masyarakat di perdesaan, yang umumnya identik dengan kemiskinan.

Visi Apedi adalah menyejahterakan masyarakat desa dan mengentaskan kemiskinan. Organisasi ini mengemban misi salah satunya untuk menjadi mitra pemerintah dalam pembangunan ekonomi desa.

Apedi juga mengaplikasikan suatu sistem tata kelola yang terkoneksi dengan teknologi informatika (IT) sebagaimana tuntutan perkembangan kebutuhan pemanfaatan industri 4.0 di wilayah perdesaan.(OL-09)

Baca Juga

Dok.CIMB

Kuartal 1 2020, Aset CIMB Niaga Finance Naik 64%

👤Raja Suhud 🕔Selasa 02 Juni 2020, 07:00 WIB
Di tengah pandemi covid-19 ini, aplikasi digital bisa menjadi solusi bagi calon debitur untuk tetap produktif walaupun berada di...
ANTARA FOTO/Fauzan

Ekonomi AS Mulai Membaik, Harga Emas Turun Tipis

👤Antara 🕔Selasa 02 Juni 2020, 06:57 WIB
Namun penurunan emas tertahan di tengah meningkatnya gesekan antara Washington dan Beijing, protes di Amerika Serikat atas rasisme, serta...
Johannes EISELE / AFP

Wall Street Dibuka Tergelincir di Tengah Kerusuhan Sipil di AS

👤Antara 🕔Selasa 02 Juni 2020, 06:25 WIB
Indeks Dow Jones Industrial Average anjlok 106,48 poin atau 0,42 persen menjadi 25.276,63. Indeks S&P 500 merosot 6,97 poin atau 0,23...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya