Kamis 30 Januari 2020, 19:23 WIB

Jokowi Instruksikan Segera Evakuasi WNI di Hubei

Dhika Kusuma Winata | Humaniora
Jokowi Instruksikan Segera Evakuasi WNI di Hubei

AFP/Hector Retamal
Suasana sepi di Kota Wuhan, Hubei, Tiongkok yang jadi pusat penyebaran virus korona baru (2019-nCOV)

 

PRESIDEN Joko Widodo telah menginstruksikan jajarannya untuk segera mengevakuasi warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Provinsi Hubei, Tiongkok.

"Tadi Bapak Presiden sudah memerintahkan agar evakuasi WNI Provinsi Hubei dilakukan segera," ucap Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam keterangan pers usai rapat internal yang digelar di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta, Kamis (30/1) sore.

Keputusan itu diambil Jokowi setelah rapat internal bersama Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama, dan Kepala BNPB Doni Monardo.

Sebelumnya, Jokowi menyatakan pemerintah telah menyiapkan upaya evakuasi WNI. Pemerintah menyiapkan berbagai kebutuhan terkait rencana evakuasi, termasuk pelibatan TNI dalam penjemputan dan juga terkait proses pemeriksaan kesehatan di Indonesia setelah penjemputan.

Baca juga : Kemenkes Siapkan Skenario Tangani WNI yang Dievakuasi dari Wuhan

"Memang yang paling siap menurut saya memang dari TNI berhubungan bidang kesehatan. Kita kan ada misalnya tim di RSPAD. Itu jauh lebih siap dan mereka sudah menyatakan siap," ucap Jokowi di Tangerang Selatan, Banten, Kamis (30/1) siang.

Hingga kini, puluhan WNI berada di Wuhan, Provinsi Hubei, terisolasi lantaran kota-kota di provinsi tersebut dikarantina setelah menyebarnya virus korona baru (2019-nCOV).

Otoritas Tiongkok menutup kota tersebut untuk akses masuk maupun keluar. Di sisi lain pemerintah Jepang dan Amerika Serikat berhasil mengevakuasi warganya keluar dari Wuhan. (OL-7)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More