Jumat 31 Januari 2020, 00:55 WIB

Yayasan Cinta Anak Bangsa Cinta Anak SMK

MI | Nusantara
Yayasan Cinta Anak Bangsa Cinta Anak SMK

MI/Bayu Anggoro
Chief Operating Officer YCAB, Susi Hermijanto (kemeja putih)

 

KEPRIHATINAN itu ada di dada setiap pengurus Yayasan Cinta Anak Bangsa. Muasalnya dari catatan Badan Pusat Statistik yang menyatakan jumlah pengangguran di Tanah Air sampai Agustus 2019 mencapai 7,05 juta orang.

Lulusan Sekolah Menengah Kejuruan menjadi penyumbang terbesar, dengan tingkat pengangguran di kalangan ini mencapai 10,42%. “Jika ditarik catatan dari 2015 hingga 2019, maka ada 11,4% dari total lulusan SMK yang belum memperoleh pekerjaan,” ujar Chief Operating Officer YCAB, Susi Hermijanto, di Bandung, kemarin.

Keprihatinan itulah yang membuat Yayasan Cinta Anak Bangsa memberi perhatian terhadap siswa SMK. Menggandeng HSBC, Kemarin, mereka memberikan pelatihan gratis untuk 4.132 siswa dari 42 SMK di Jawa Barat.

“Kami ingin menambah kompetensi siswa SMK. Berbagai materi kewirausahaan diberikan, mulai dari cara pemasaran, pengemasan, hingga inovasi dan diversifikasi produk,” tambah Susi.

Besarnya jumlah pengangguran dari kalangan lulusan SMK, jelasnya, karena mereka kurang memiliki kompetensi yang sesuai dengan kondisi saat ini. Kejuruan yang ada di SMK saat ini sudah terlalu kuno sehingga tidak sesuai dengan kebutuhan industri.

Selain itu, materi pelajaran yang diberikan pun tidak sesuai dengan kondisi yang ada di perusahaan sekarang. Salah satu contoh, masih banyak ditemukan SMK yang mengajarkan penggunaan mesin tekstil berjarum empat, meski saat ini industri sudah menggunakan mesin dengan jarum 50. “Seharusnya, materi pelajarannya harus mengikuti kebutuhan,” papar Susi.

Kegiatan sosial bagi siswa SMK, terangnya, sudah memasuki tahun kelima. Dalam setiap pelaksanaannya YCAB selalu merangkul sejumlah industri.

Selain memberi pelatihan, Yayasan juga menyalurkan lulusan SMK ke dunia industri di berbagai sektor, seperti tekstil, otomotif, kecantikan, dan bengkel. Cara seperti ini, menurut Susi, terbukti mampu menjembatani lulusan SMK dengan dunia kerja. “Pemerintah juga harus menjalin hubungan dengan industri guna menyerap lulusan SMK. “Harus seperti itu. Kalau tidak, adik-adik kita ini akan kebingungan mencari kerja.”

Yayasan Cinta Anak Bangsa sudah berkiprah sejak 20 tahun lalu. Yayasan ini memberi perhatian besar terhadap perkembangan pendidikan di Tanah Air. “YCAB dikelola profesional, sehingga bisa hidup dan mandiri,” ujar Andy F Noya, jurnalis senior. (BY/N-2)

Berita Terkini

Read More

BenihBaik.com

Read More

Berita Populer

Read More