Kamis 30 Januari 2020, 23:40 WIB

Pendatang Penyebab Kemacetan Jakarta

Pendatang Penyebab Kemacetan Jakarta

MI/Bary Fathahilah
Kemacetan Jakarta

 

PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta menjawab hasil survei Tom Tom Traffic Index yang menyebut DKI masuk dalam 10 besar kota termacet di dunia. Kepala Dinas Perhubungan DKI Syafrin Liputo menuturkan selama ini pihaknya telah berusaha mengurangi angka kemacetan dengan kebijakan perluasan ganjil genap.

“Saya belum baca reportnya, kan harus baca dulu baru kasih komentar. Dari hasil pengukuran kami setelah ada perluasan ganjil genap, terjadi peningkatan kinerja lalu lintas dari 25 km naik jadi 33 km per jam. Lalu terjadi pengurangan volume lalu lintas sebanyak 30 persen,” kata Syafrin, Kamis (30/1).

Syafrin juga menuturkan adanya pendatang dari luar daerah Jakarta, yang menyebabkan bertambahnya volume kendaraan di Ibu kota.
Survei dari Tom Tom Traffic Index mengeluarkan data terbaru mengenai daftar negara yang paling macet di dunia tahun 2019. Jakarta masuk dalam peringkat 10 besar dengan dengan presentase 53%. Survei itu melibatkan 416 kota dari 57 negara.

Adapun list 10 besar dengan kota termacet di dunia adalah kota Bengaluru, India dengan tingkat kemacetan 71%. Lalu Manila, Filipina dengan tingkat kemacetan 71%. Di tempat ketiga ada Bogota, Kolombia dengan tingkat kemacetan 68%
Keempat adalah Mumbai, India dengan 65%.
Kelima Pune, India dengan tingkat kemacetan 59%. Keenam Moscow, Rusia dengan 59%. Ketujuh Lima, Peru dengan 57%.

Peringkat kedelapan ialah New Delhi, India dengan 56%. Lalu Istanbul, Turki dengan 55% dan terakhir Jakarta, Indonesia dengan tingkat kemacetan 53%. (Ins/J-1)

VIDEO TERKAIT:

Berita Terkini

Read More

BenihBaik.com

Read More

Berita Populer

Read More