Kamis 30 Januari 2020, 18:40 WIB

Mengunjungi Dua Benua dalam Satu Waktu tak lagi Mustahil

Bayu Anggoro | Nusantara
Mengunjungi Dua Benua dalam Satu Waktu tak lagi Mustahil

MI/Anggoro
The great asia afrika suguhkan keunikan dan kekhasan darinegara-negara di kedua benua tersebut.

 

BISA melintasi tujuh negara dalam satu waktu tentu saja sesuatu yang mustahil. Namun, ketidakmungkinan ini akan menjadi hal yang mungkin jika kita mengunjungi The Great Asia Afrika, di kawasan Lembang, Bandung.

Tempat wisata yang baru dibuka ini menyuguhkan keunikan dan kekhasan dari kedua benua tersebut. Pengunjung bisa mengunjungi beberapa destinasi unik yang terkenal seperti bangunan mirip Taj Mahal dari India.

Baca juga: Bandung Kembangkan Wisata Legenda

Keunikan itu langsung menyedot perhatian warga meski sempat viral di media sosial karena kondisi lalu lintas yang macet. Banyak yang penasaran bagaimana ikon-ikon negara di Asia Afrika bisa berkumpul dalam sebuah lahan.

Benar saja, ketika datang ke lokasi, waktu masih menunjukkan pukul 10.00 WIB, tapi kendaraan sudah padat menuju The Great Asia Afrika. Parkiran penuh dan pengunjung harus antre untuk masuk.

Ketika masuk, pengunjung akan dibanderol tiket masuk sebesar Rp50 ribu per orang dan bisa ditukar dengan susu atau soft drink yang disediakan.

Kemudian, untuk menuju tujuh negara yang dimaksud, pengunjung perlu berjalan jauh mengitari jembatan layang ke bawah. Dari atas terlihat pemandangan alam dan ikon setiap negara.

Negara-negara itu di antaranya Korea, Thailand, Timur Tengah, Jepang, India, dan Afrika. Salah satu destinasi negara yang dikunjungi adalah Korea. Di sini pengunjung bisa menikmati tradisi dan kebudayaan khas masyarakat Korea.

Meski tidak terlalu luas, namun pengelola mampu memaksimalkan lahan. Di  sediakan juga penyewaan baju hanbok asli Korea yang bisa disewa untuk melengkapi penampilan ketika berswafoto.

Kemudian destinasi berlanjut ke negara Thailand yang mana pengunjung bisa berfoto dengan latar patung yang besar. Lalu perjalanan dilanjutkan ke negara India.

Di sini pengunjung akan disambut dengan bangunan besar bertuliskan 'Jaipur: India's Pink City'. Tempat ini paling ramai, karena berbagai spot menarik dengan warna-warni yang membuat suasana berfoto semakin ceria.

Beberapa rombongan juga terlihat sibuk mengeluarkan gawainya untuk sekadar mengabadikan momen. Tidak jarang mereka saling berinteraksi memberi tahu spot foto lainnya yang tidak kalah bagus.

Di dalam bangunan India terdapat lahan yang cukup luas, yang di dalamnya pun terdapat bangunan mirip Taj Mahal. Negara Jepang menjadi titik selanjutnya yang bisa dieksplorasi.

Menjadi yang paling luas dibandingkan negara lain, pengunjung benar-benar bisa merasakan suasana negara yang terkenal dengan camilan dorayakinya.

Di sini pengunjung bisa melakukan beberapa aktivitas seperti memancing ikan menggunakan alat penangkap ikan khas negara Jepang atau menikmati kuliner setempat. Dibuat layaknya pasar tradisional, interaksi antarpembeli dan pengunjung sangat terasa.

Jangan lewatkan membeli buah tangan yang sangat cocok dijadikan kenang-kenangan. Negara Afrika menjadi yang paling unik karena di sini pemandangan alam menjadi latar belakang dari spot fotonya.

Tidak seperti spot-spot foto lainnya, Afrika yang terkenal dengan Padang Savananya yang luas coba dihadirkan di sini. Sehingga hamparan Savana dengan bebatuan besar menjadi ciri khas dari spot ini.

Berdiri di atas lahan seluas 5 hektare, pengelola The Great Asia Afrika ingin menghadirkan tempat wisata yang seru sekaligus mengedukasi.

Menurut Humas The Great Asia Afrika Intan Setiati, lahan ini awalnya terbengkalai.

"Lalu pengelola melihat ada potensi kalau dibikin tempat wisata yang beda dari yang lain," katanya saat di lokasi. Semula, menurutnya hanya bagian negara Asia saja yang akan dibangun.

Namun, melihat historis Kota Bandung yang pernah menjadi tuan rumah Konferensi Asia Afrika tahun 1955, akhirnya mereka menambah satu negara baru dan menjadi Asia Afrika. Sejak dibuka pada 20 November 2019, antusias pengunjung sangat tinggi.

Bahkan puluhan ribu orang bisa memadati tempat wisata ini di awal-awal pembukaan. Di sini juga disediakan lift yang dikhususkan bagi penyandang
disabilitas, lanjut usia dan stroller.

"Lift ini berguna untuk menuruni dan menaiki lokasi destinasi negara. Untuk bisa mendapatkan fasilitas ini, pengunjung perlu membayar Rp10 ribu per orang. Untuk sewa kostum negara pengunjung akan dikenakan biaya sebesar Rp75 ribu untuk Jepang, Rp50 ribu untuk Korea, dan Rp85 ribu untuk India," katanya seraya menyebut The Great Asia Afrika buka setiap hari dari pukul 08.00-18.00. (BY/A-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More