Kamis 30 Januari 2020, 17:40 WIB

NasDem dan PKS Siap Kawal Omnibus Law

Cahya Mulyana | Politik dan Hukum
NasDem dan PKS Siap Kawal Omnibus Law

MI/M. Irfan
Pertemuan Fraksi NasDem dengan Fraksi PKS di Kompleks DPR RI

 

PARTAI NasDem dan PKS akan memastikan pembentukan empat Undang-undang sapu jagat atau omnibus law memihak pada kepentingan rakyat. keduanya pun siap bersikap kritis selama proses pembentukannya.

"Ya kami menyamakan persepsi. Kami juga belum tahu isi omnibus lawnya seperti apa. Yang jelas kalau itu kepentingannya baik untuk masyarakat tentu akan didukung bersama," kata Wakil Ketua DPR asal NasDem, Rachmat Gobel usai menerima kunjungan Fraksi PKS di lantai 22 Komplek Parlemen, Jakarta, Kamis (30/1).

Pada kesempatan itu hadir Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini, Anggota Komisi III DPR dari Fraksi PKS Aboebakar Alhabsyi dan Ketua Bidang Media Komunikasi Publik DPP Partai NasDem Charles Meikyansyah.

Menurut Rachmat, pertemuan dengan Fraksi PKS untuk memperkuat sinergi serta menyikapi pembentukan omnibus law. NasDem menginginkan UU sapu jagat itu memberikan manfaat lebih banyak bagi rakyat.

Baca juga : Pemerintah dan DPR Samakan Persepsi

"Tadi kami bahas yang penting adalah bagaimana kepentingan masyarakat. Dan PKS dalam posisinya akan terus mengkritisi kalau itu merugikan masyarakat. Itu yang saya dengar," paparnya.

Ia menambahkan, banyak isu lain yang masuk dalam agenda pertemuan tersebut. Hal ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan kedua pimpinan partai sehari sebelumnya.

"Banyak hal. Kami membahas bagaimana kami bisa mendukung program-program pemerintah, membahas omnibus law dan hal-hal lain," pungkasnya.

Pada kesempatan sama, Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini mengaku senang bisa membahas isu terkini dengan NasDem. Dengan demikian upaya memastikan pembentukan UU berpihak kepada rakyat jauh lebih kuat. (OL-7)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Muhammad Arif Pribadi/

Presiden: Terapkan Pembatasan Jarak Secara Besar-besaran

👤Dhika kusuma winata 🕔Senin 30 Maret 2020, 15:10 WIB
Joko Widodo menginstruksikan untuk dilakukan pembatasan sosial secara besar-besaran untuk mencegah kian meluasnya penyebaran virus korona...
Ilustrasi

Masa WFH ASN Diperpanjang Hingga Tiga Pekan Kedepan

👤Faustinus Nua 🕔Senin 30 Maret 2020, 15:09 WIB
Kemen PAN-RB) resmi mengeluarkan surat edaran (SE) terkait perpanjangan masa kerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi...
Dok MI/ROMMY PUJIANTO

KPK Diminta Transparan Seleksi Deputi Penindakan

👤Cahya Mulyana 🕔Senin 30 Maret 2020, 14:41 WIB
Sejak awal Maret 2020, serangkaian proses seleksi enam jabatan struktural yang dilakukan KPK dinilai terkesan berjalan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya