Kamis 30 Januari 2020, 15:36 WIB

4 Warga Karanganyar Meninggal karena Kencing Tikus

Fedinand | Nusantara
4 Warga Karanganyar Meninggal karena Kencing Tikus

Thinkstock
Air Kencing tikus sebab leptospirosis

 

EMPAT orang meninggal dunia karena penyakit leptospirosis yang berasal dari air kencing tikus, di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah sepanjang Januari tahun ini.

Dinas Kesehatan Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap serangan penyakit leptospirosis.

"Sementara ini kami mencatat ada enam kasus, empat diantaranya meninggal dunia" kata Kepala Dinas Kesehatan Karanganyar, Cucuk Heru Kusumo, Kamis (30/1).

Empat warga yang meninggal berasal dari Kecamatan Tasikmadu dan Colomadu. Sementara dua lagi masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Cucuk mengatakan, leptospirosis atau sering diistilahkan dengan penyakit kencing tikus rawan terjadi di Karanganyar bagian Barat. Antara lain, Kecamatan Colomadu dan Gondangrejo.

Dia telah menginstruksikan Puskesmas dan tenaga medis di wilayah tersebut untuk mengambil langkah pencegahan dan melakukan penyelidikan epidemiologi dari hulu ke hilir. Apalagi, jumlah kasus yang terjadi tergolong tinggi.

"Sepanjang 2019 hanya terjadi 2-3 kasus. Sekarang pada Januari saja sudah terjadi enam kasus. Ini menjadi perhatian khusus kami," katanya.

Cucuk juga mengingatkan warga untuk menerapkan pola hidup sehat dan menjaga kebersihkan diri, rumah dan lingkungan. Selalu mencuci tangan sebelum mengonsumsi makanan dan meminimalisasi genangan air. Genangan air dapat membawa virus leptospira dan menularkannya kepada manusia melalui luka. (OL-2)

 

Baca Juga

MI/Hijrah Ibrahim

Langgar Netralitas, 98 ASN di Malut Diadukan ke KASN

👤Hijrah Ibrahim 🕔Minggu 25 Oktober 2020, 06:36 WIB
Dari 98 ASN yang terbukti melanggar netralitas pilkada itu, terbanyak berasal dari Kabupaten Kepulauan Sula disusul Halmahera Timur,...
MI/Arnoldus Dhae

Wamen LHK Beri Nama Buaya yang Lahir di Bali Safari Park

👤Arnoldus Dhae 🕔Minggu 25 Oktober 2020, 05:49 WIB
Buaya Sinyulong dikategorikan rentan atau vulnerable dalam daftar merah IUCN karena populasinya kurang dari 2.500 individu dan terus...
Ilustrasi

Ketahuan Dukung Cakada, Oknum ASN di Kepri Bakal Diberi Sanksi

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 25 Oktober 2020, 02:45 WIB
Komisioner Bawaslu Indrawan Susilo Prabowoadi menjelaskan kedua oknum dimaksud masing-masing berinisial KM seorang ASN Polda Kepri dan TS...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya