Kamis 30 Januari 2020, 16:20 WIB

Menanam Pohon tidak Bisa Langsung Mengurangi Emisi Karbon

Fetry Wuryasti | Weekend
Menanam Pohon tidak Bisa Langsung Mengurangi Emisi Karbon

AFP/FETHI BELAID
Kegoatan Menanam Pohon

INDUSTRI penerbangan yang menghasilkan emisi besar dalam operasionalnya mulai memikirkan pendekatan perjalanan yang lebih ramah lingkungan.

Maskapai JetBlue mengumumkan mereka mulai mengimbangi emisi karbon yang dihasilkan di semua penerbangan domestik, dengan menyumbang kepada perusahaan yang menanam pohon.

Namun ahli meteorologi dan iklim CBS News, Jeff Berardelli mengatakan bahwa mengimbangi tidak sama dengan tidak menghasilkan emisi karbon. Ini tidak cukup untuk mengatasi urgensi perubahan iklim.

"Mengimbangi penggunaan karbon adalah langkah menuju atmosfer yang lebih bersih," ujar kata Berardelli dikutip dari CBSnews.com, Kamis (30/1).

Sebab ketika sebuah pohon ditanam, pohon itu tidak mencapai kematangan selama setidaknya 10 hingga 20 tahun. "Artinya pohon tidak segera menarik banyak karbondioksida," jelas Berardelli.

Timothy Searchinger, seorang peneliti dari Universitas Princeton yang mempelajari penggunaan lahan dan perubahan iklim mengatakan bahwa program penyeimbangan cocok ketika tidak ada solusi alternatif.

Dia mengatakan salah satu cara untuk berhasil mengimbangi karbon adalah dengan membasahi kembali lahan gambut.

Terlepas dari kekhawatiran itu, industri pengimbang karbon menjadi bisnis besar, bernilai US$500 juta di seluruh dunia atau 150 kali lebih banyak daripada 10 tahun yang lalu. (M-4)

Berita Terkini

Read More

BenihBaik.com

Read More

Berita Populer

Read More