Kamis 30 Januari 2020, 14:03 WIB

Mahasiswa Sumsel di Tiongkok Minta Dipulangkan

Dwi Apriani | Nusantara
Mahasiswa Sumsel di Tiongkok Minta Dipulangkan

Istimewa
Mahasiswa asal Sumatra Selatan berbelanja kebutuhan pangan di Kota Nanning, Provinsi Guangxi, Tiongkok.

 

SEJUMLAH mahasiswa Sumatra Selatan yang sedang belajar di Tiongkok  minta dipulangkan. Hal itu diungkapkan Rizky Andika, 17 melalui pesan singkat kepada sejumlah awak media di Palembang. Rizky diketahui merupakan mahasiswa program beasiswa dari pemerintah pusat yang saat ini tinggal di Kota Nanning, Provinsi Guangxi, Tiongkok.

Rizky saat ini baru masuk semester I dan bersekolah di School of Internasional Education NCVT Nanning Guangxi. Ia berangkat ke Tiongkok pada November 2019. Ia berharap agar disampaikan kepada pemerintah untuk suplai masker dan bisa secepatnya dipulangkan ke Indonesia, karena merebaknya virus korona di negara tersebut.

"Saya perwakilan mahasiswa asal Sumsel yang kuliah di Tiongkok. Saya dan teman-teman memohon adanya bantuan untuk pulang atau bantuan berupa masker atau lainnya," kata dia melalui video call, Kamis (30/1).

Ia menjelaskan, saat ini dia bersama para mahasiswa asal Indonesia sudah sangat sulit mendapat masker. Selain itu, mereka mengaku takut keluar asrama akibat virus korona yang sudah menyebar.

"Di sini sudah sulit mencari masker. Mau keluar kami takut, virusnya ini berbahaya. Kami takut lama-lama berada di luar," kata Rizky.

Selain khawatir virus korona yang sudah menyebar, ia khawatir tak lagi dapat kembali ke Indonesia. Terutama apabila tempatnya tinggal sudah diblok.

"Kami sedang koordinasi dengan KBRI di Tiongkok. Kami masih menunggu kabar dari pemerintah di Sumatra Selatan. Kami ingin pulang. Kami sudah dihubungi Bupati Muba, dan benar-benar berharap ada pertolongan dan berita baik," imbuh Rizky.

Bukan hanya sulit mencari masker, Rizky pun mengaku, pihaknya sulit mendapatkan bahan makanan. Sebab toko, pasar dan minimarket di Tiongkok banyak yang tutup.

"Untuk cari makan pun sulit banyak toko atau mini market tutup.  Ada yang jual, tapi jauh. Kami takut ketika di jalan ada yang kena virus dan tertular ke kami," katanya.

Untuk memastikan kondisi kesehatannya, Rizky dan beberapa mahasiwa Indonesia rutin melakukan cek suhu badan. Khusus untuk medical check up dilakukan satu bulan terakhir.

"Bulan lalu kami sudah medical check up. Sekarang untuk kesehatan kami cuma di cek suhu badan kalau keluar atau masuk kampus oleh pihak kampus," kata dia.

Sementara itu, Bupati Musi Banyuasin, Dodi Reza Alex mengatakan, memang ada mahasiswa asal Muba yang bersekolah di Tiongkok. Rizky merupakan warga Dusun 2 Desa Langkap Kecamatan Babat Supat, Kabupaten Muba yang saat ini mengenyam program pendidikan Government Scholarship.

Dodi menjelaskan saat ini pihaknya tengah berkoordinasi dengan Kemenlu dan KBRI serta Pemerintah Pusat, agar segera mengevakuasi dan mendesak Pemerintah Tiongkok untuk segera memberikan izin evakuasi.

"Sehingga apa yang dibutuhkan oleh warga Indonesia termasuk warga kami ananda Rizki. Kita lakukan sebaik mungkin dan kami upayakan ananda Rizki dipulangkan ke Indonesia dengan mekanisme sesuai SOP," kata dia.

baca juga: Bali Akan Gelar Upacara Nunas Ica Usir Virus Korona

Dodi Reza Alex berpesan kepada Rizky dan teman-teman di Tiongkok  untuk ikuti semua prosedur yang diarahkan oleh KBRI dan minimalisir keluar rumah.

"Saya minta kepada mereka bersabar, hindari keramaian dan istirahat yang cukup. Kami akan terus memonitor tindak lanjut yang terbaik untuk mereka di sana dengan Pemerintah RI. Situasi saat ini masih menunggu izin Tiongkok untuk evakuasi," tandasnya. (OL-3)

 

Baca Juga

MI/Reza Sunarya

Purwakarta Waspadai Lonjakan Kasus DBD

👤Reza Sunarya 🕔Rabu 28 Oktober 2020, 18:00 WIB
Penyemprotan (fogging) dilakukan oleh petugas dari Dinas Kesehatan Kabupaten Purwakarta, sedikitnya terhadap 98...
MI/Dwi Apriani

Kontraktor Prancis Garap Perencanaan Angkutan Massal Mebidangro

👤Yoseph Pencawan 🕔Rabu 28 Oktober 2020, 17:45 WIB
Egis Rail disebut merupakan perusahaan global yang terlibat dalam banyak proyek di 75...
MI/John Lewar

Proyek Jurassic Park di Rinca Lindungi Pengunjung dari Komodo

👤Palce Amalo 🕔Rabu 28 Oktober 2020, 17:20 WIB
Proyek itu dibangun karena Pulau Rinca sedang didesain untuk dikunjungi banyak wisatawan (mass...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya