Kamis 30 Januari 2020, 11:37 WIB

KPK Panggil 4 Pegawai Sukamiskin Soal Perizinan Keluar Lapas

Candra Yuri Nuralam | Politik dan Hukum
KPK Panggil 4 Pegawai Sukamiskin Soal Perizinan Keluar Lapas

ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat
Pelaksana Harian (Plh) Juru Bicara KPK yang baru Ali Fikri menyampaikan konferensi pers di gedung KPK, Jakarta

 

EMPAT pegawai Lembaga Pemasyarakat Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat, mendapat panggilan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), hari ini, Kamis (30/1). Mereka dipanggil untuk dimintai keterangan terkait pemberian fasilitas atau perizinan keluar Lapas Kelas I Sukamiskin.

"Keempat orang pegawai Lapas Sukamiskin itu dipanggil sebagai saksi untuk tersangka TCW (Pengusaha asal Banten, Tubagus Chaeri Wardana)," kata Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara KPK Ali Fikri di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis (30/1).

Dalam hal ini, KPK memanggil Dokter Lapas Kelas I Sukamiskin Bandung Dewi Murni Ayu, Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakat Kelas IIB Sukabumi Hendra Novereli, Kepala KPLP Lapas Kelas IIB Tegal, Jawa Tengah, Darmono, dan Pegawai Lapas Sukamiskin Sukma Setiabudi.

"Kami juga memanggil seorang Driver PT Sun Star Prima Motor Bekasi, Rangga Wahyudi untuk dimintai keterangan sebagai saksi untuk tersangka TCW," ujar Ali.

Baca juga: KPK Selisik Pemberian Uang Mantan Kepala Lapas Sukamiskin

Ali mengatakan, total ada lima orang yang dipanggil untuk mendalami kasus Tubagus Chaeri Wardana. Korps Antirasuah ingin mendalami hubungan kelima orang itu dengan Tubagus.

Kasus suap fasilitas lapas merupakan pengembangan perkara Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang menjerat Wawan. Dalam rangkaian kasus TPPU, ada fakta persidangan, suami Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany itu pernah menyuap mantan Kalapas Sukamiskin Wahid Husen.

Suap diduga diberikan untuk mengencani seorang artis di sebuah hotel daerah Bandung, Jawa Barat. KPK menetapkan lima tersangka dalam kasus ini. Mereka ialah dua eks Kepala Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin Wahid Husein dan Deddy Handoko.

Selanjutnya, Direktur Utama PT Glori Karsa Abadi Rahadian Azhar, dan dua warga binaan, Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan dan eks Bupati Bangkalan Fuad Amin.

Fuad meninggal saat penyidikan berjalan. KPK fokus menangani perkara yang melibatkan empat tersangka lainnya.(OL-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More