Kamis 30 Januari 2020, 10:30 WIB

WHO Minta Seluruh Dunia Ambil Tindakan Atas Virus Korona

Haufan Hasyim Salengke | Internasional
WHO Minta Seluruh Dunia Ambil Tindakan Atas Virus Korona

AFP/Aris Oikonomou
Ruang kendali tanggap darurat WHO di Brussels, Belgia memonitor penyebaran virus korona di dunia.

 

ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) menyerukan seluruh dunia agar waspada melawan virus korona yang berasal dari Kota Wuhan, Tiongkok, dan telah menyebar ke sejumlah negera.

Kepala Program Kedaruratan WHO Mike Ryan memuji tanggapan Tiongkok terhadap wabah mematikan itu.

"Tantangannya besar tetapi responsnya sangat hebat," ujar Ryan seperti dilansir BBC, Kamis (30/1).

WHO akan bertemu pada Kamis (30/1) untuk membahas apakah virus tersebut merupakan keadaan darurat kesehatan global.

Virus misterius dan mematikan itu telah menyebar ke seluruh Tiongkok dan setidaknya ke 16 negara secara global, termasuk Thailand, Prancis, Amerika Serikat (AS), dan Australia.

Baca juga: Prancis Konfirmasi Lima Orang Terinfeksi Virus Korona

Lebih dari 130 orang telah meninggal di ‘Negeri Tirai Bambu’ dan hampir 6.000 orang telah terinfeksi.

Tidak ada obat atau vaksin khusus yang tersedia saat ini. Namun, sejumlah orang telah pulih setelah menjalani perawatan.

Ryan mengatakan tim ahli internasional sedang berkumpul untuk pergi ke Tiongkok dan bekerja dengan para ahli di sana untuk mempelajari lebih lanjut tentang bagaimana penyakit ini ditularkan.

"Kita berada di titik penting dalam hal ini. Kami percaya rantai penularan ini masih dapat terputus," kata Ryan.

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus yang mengunjungi Tiongkok, pekan ini, mengatakan kebanyakan orang yang tertular virus itu hanya menderita gejala yang lebih ringan.

Tetapi sekitar 20% memiliki efek parah seperti pneumonia dan gagal pernapasan.

Dia mengatakan Beijing membutuhkan solidaritas dan dukungan dunia.

"Dan dunia bersatu untuk mengakhiri wabah, membangun pelajaran yang dipetik dari wabah masa lalu," tegasnya

Ghebreyesus menggambarkan penyebaran dari orang ke orang di Jerman, Vietnam, dan Jepang sebagai hal yang mengkhawatirkan.

Ia menyatakan para ahli akan mempertimbangkan itu pada Kamis (30/1) ketika memutuskan apakah akan mengumumkan keadaan darurat global atau tidak. (BBC/OL-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More