Kamis 30 Januari 2020, 09:30 WIB

Dewas KPK Jamin Aplikasi Izin Penyelidikan Aman Peretasan

Candra Yuri Nuralam | Politik dan Hukum
Dewas KPK Jamin Aplikasi Izin Penyelidikan Aman Peretasan

ANTARA/Sigid Kurniawan
Dewan Pengawas KPK

 

DEWAN Pengawas (Dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjamin penggunaan aplikasi untuk perizinan penyelidikan kasus korupsi aman. Masalah peretasan sudah menjadi pertimbangan Dewas.

"Ya tentu saja itu (pengamanan peretasan ada), nanti bagian programer IT yang sudah mempersiapkan (penangkalnya)," kata Anggota Dewas KPK Harjono, Kamis (30/1).

Harjono mengatakan penggunaan aplikasi dilakukan untuk memudahkan penyidik meminta izin penyelidikan.

Menurut dia, Dewas pun sudah mempertimbangkan serangan siber sebelum mengajukan penggunaan aplikasi itu.

Baca juga: Cak Imin Bantah ada Aliran Dana ke PKB di Suap Proyek PUPR

Dia juga mengatakan peretasan aplikasi dalam perizinan penyelidikan ada hukumannya. Hal itu mengacu berdasarkan undang-undang yang berlaku.

"Kalau orang dalam (yang bantu meretas) dan teridentifikasi pastilah ada hukumannya. Bisa pelanggaran kode etik atau pidana itu yang penting," ujar Harjono.

Hukuman yang diberikan pun akan ditimbang terlebih dahulu. Harjono mengatakan hukuman yang diberikan akan menyesuaikan peran pelaku peretasan. Hal itu juga berlaku bagi orang dalam.

Dewas menjamin aplikasi ini aman. Aplikasi ini juga tidak akan bisa diunduh secara bebas oleh masyarakat.

"Ya, pastinya aplikasi itu akan dirangcang secara khusus," tutur Harjono. (OL-1)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Muhammad Arif Pribadi/

Presiden: Terapkan Pembatasan Jarak Secara Besar-besaran

👤Dhika kusuma winata 🕔Senin 30 Maret 2020, 15:10 WIB
Joko Widodo menginstruksikan untuk dilakukan pembatasan sosial secara besar-besaran untuk mencegah kian meluasnya penyebaran virus korona...
Ilustrasi

Masa WFH ASN Diperpanjang Hingga Tiga Pekan Kedepan

👤Faustinus Nua 🕔Senin 30 Maret 2020, 15:09 WIB
Kemen PAN-RB) resmi mengeluarkan surat edaran (SE) terkait perpanjangan masa kerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi...
Dok MI/ROMMY PUJIANTO

KPK Diminta Transparan Seleksi Deputi Penindakan

👤Cahya Mulyana 🕔Senin 30 Maret 2020, 14:41 WIB
Sejak awal Maret 2020, serangkaian proses seleksi enam jabatan struktural yang dilakukan KPK dinilai terkesan berjalan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya