Kamis 30 Januari 2020, 07:10 WIB

Hubungan NasDem dan PKS kian Membahagiakan

Indriyani Astuti | Politik dan Hukum
Hubungan NasDem dan PKS kian Membahagiakan

MI/ADAM DWI
Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh (kanan) berjabat tangan dengan Presiden PKS Sohibul Iman saat konferensi pers.

 

KETUA Umum DPP NasDem Surya Paloh bertemu Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman di Kantor DPP NasDem, Gondangdia, Jakarta, Rabu (29/1/2020) siang.

Saat tiba, Presiden PKS disambut jajaran DPP Partai NasDem. Selain Surya Paloh, hadir dalam pertemuan itu Waketum Partai NasDem Ahmad Ali, Sekjen Partai NasDem Johnny G Plate, dan Ketua Bidang Politik dan Pemerintahan Viktor Bungtilu Laiskodat.

Adapun dari DPP PKS, selain Presiden PKS, hadir Sekjen PKS Mustafa Kamal, Bendahara Umum PKS Mahfudz Abdurrahman, dan Ketua Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan DPP PKS Muzzammil Yusuf.

Dalam pertemuan dan jamuan makan siang yang berlangsung sekitar satu jam, pemimpin kedua partai menyoroti persoalan kebangsaan, termasuk isu yang berkembang belakangan ini, yakni rancangan undang-undang omnibus law.

Seusai pertemuan, Surya Paloh menyampaikan kunjungan PKS merupakan kunjungan khusus. "Pada kesempatan yang baik ini, silakan ditanyakan langsung kepada Ketua Umum PKS Bapak Sohibul Iman, adik saya yang saya banggakan ini," ucap Surya saat jumpa pers seusai pertemuan.

Sohibul pun menyatakan pertemuan itu merupakan balasan setelah Surya Paloh menyambangi DPP PKS pada 30 Oktober 2019. Tujuan kedua petinggi partai bertemu, imbuhnya, untuk meningkatkan silaturahim antarpartai politik.

Ia menuturkan pertemuan di DPP PKS tahun lalu memberikan dampak baik bagi hubungan antarpartai, khususnya NasDem dan PKS di tingkat provinsi dan kabupaten/kota.

Menurutnya, silaturahim yang sempat disimbolkan sebagai 'pelukan kebangsaan' itu, membongkar hambatan psikologis para pengurus kedua partai.

Secara pribadi, hal itu, ujar Sohibul, kian membahagiakan. "Saya dan Bang Surya sepakat ini harus kita jaga dan tingkatkan sehingga hubungan dua partai bisa menular ke partai lain untuk kerja sama yang jauh lebih erat."

Ketua DPP Partai NasDem, T Taufiqulhadi menyebut pertemuan itu silaturahim. Menurut dia, pertemuan itu sebagai balasan yang dilakukan NasDem kepada PKS sekaligus membicarakan isu kenegaraan yang tengah ramai dibicarakan.

Pakar komunikasi politik UIN Jakarta, Gun Gun Heryanto, menilai wajar pertemuan itu. "Politik Indonesia yang tidak linier memungkinkan intensitas hubungan kedua partai meningkat." (Ind/Mir/X-6)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More