Rabu 29 Januari 2020, 21:42 WIB

Sambut Merdeka Belajar, UNJ Siapkan Tim Kajian

Syarief Oebaidillah | Humaniora
Sambut Merdeka Belajar, UNJ Siapkan Tim Kajian

Dok. UNJ
Pendirian LPPM UNJ

 

UNTUK menyambut program Merdeka Belajar yang dicanangkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Universitas Negeri Jakarta (UNJ) siapkan pemetaan dan membentuk tim kajian.

"Kami menyambut baik dengan melakukan pemetaan dan membentuk tim kajian untuk restrukturisasi kurikulum, melakukan workshop melibatkan semua fakultas dan program studi atau prodi guna membuat matrik dan isi kurikulum, " kata Rektor UNJ Komaruddin menjawab wartawan di sela sela acara 100 Hari Rektor UNJ serta Launching LPPM TV dan LPPM Mobile di kampus UNJ, Jakarta, Rabu ( 29/1).

Ia mengungkapkan, UNJ akan melakukan kerja sama dengan kalangan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) serta perguruan tinggi lainnya

"Tapi ini perlu pemetaan rinci, karena melibatkan banyak pihak, mencakup dan menyiapkan banyak hal," ujarnya.

Untuk kebijakan Merdeka Belajar ke 4 yang memberikan kesempatan magang tiga semester atau SKS bagi mahasiswa di luar kampus, UNJ akan melakukan pemetaan dengan membuat materi kurikulum yang memberi kesempatan prodi merancang kurikulum guna mengakomodir 3 SKS tersebut

Melalui sistem magang, lanjut Komaruddin, manfaatnya besar karena UNJ dapat menyiapkan mahasiswa siap kerja ketika lulus.

Baca juga : Audiensi Dengan Nadiem, KPAI Apresiasi Merdeka Belajar

Komaruddin menjelaskan, dalam satu tahun magang, mahasiswa memperoleh pengalaman praktis di dunia kerja. Hal itu bermanfaat ketika lulusannya mempunyai kompetensi dan keahlian yang sesuai kebutuhan dunia kerja.

"Otomatis ini memberikan manfaat bagi kampus bahwa kita semakin dipercaya DUDI karena dapat berkolaborasi dengan baik," tuturnya.

Bagi Mahmudah, mahasiswi Fakultas Psikologi UNJ, program magang akan memberikan pengalaman dan latihan mental untuk berlatih di dunia kerja..

"Saya belum paham benar apa itu Merdeka Belajar namun sistem magang saya kira bagus untuk saya dapat menimba pengalaman, " ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UNJ, Ucu Cahyana mengatakan program LPPM TV merupakan LPPM Televisi yang mempublikasikan berbagai hasil penelitian dan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dari para peneliti dan dosen UNJ.

Sedangkan LPPM Mobile merupakan program yang dibuat LPPM melalui ponsel pintar berbasis android untuk mengakses hasil penelitian dari para peneliti UNJ.

"Peluncuran program LPPM UNJ ini merupakan inovasi kami guna meningkatkan motivasi dan inspirasi para peneliti dan dosen memacu budaya riset.Apalagi UNJ telah mendapat kepercayaan tinggi dari Kemenristek dengan mendapat.dana hibah riset mandiri yang sekelas dengan PTN Berbadan Hukum," pungkas Ucu. (OL-7)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More