Rabu 29 Januari 2020, 20:53 WIB

Wuhan, Kota Straegis yang Kini Berjuang Bangkit

Haufan Hasyim Salengke | Internasional
Wuhan, Kota Straegis yang Kini Berjuang Bangkit

AFP/HECTOR RETAMAL
Seorang pria dengan perlindunganwajah tampak mengendarai sepeda motor di Wuhan yang kini bak kota mati.

 

PENYEBARAN Virus Korona harus diakui memiliki dampak ekonomi yang besar bagi Wuhan, kota yang pertama menyebarkan virus mematikan tersebut.  Padahal di sana banyak sentral bisnis bagi beberapa perusahaan internasional.

Wuhan, sebuah kota berpenduduk 11 juta jiwa, adalah salah satu pusat industri terbesar di Tiongkok dan rumah bagi industri baja. Perusahaan otomotif utama Negeri Panda, Dongfeng Motor Corp, yang merupakan mitra usaha patungan dengan Nissan dan Honda, bermarkas di kota tersebut.

Baca juga: Mengantisipasi Wabah Virus Corona Wuhan

Beberapa pemasok dan operasi bisnis internasional juga berbasis di Wuhan, seperti pabrik mobil besar untuk General Motors, Nissan, dan Honda. Wuhan  juga rumah bagi operasi bisnis untuk perusahaan internasional seperti Renault SA, Peugeot PSA Group, IBM, HSBC, Siemens, Walmart, Ericsson, dan banyak lagi. Perusahaan minuman Anheuser-Busch InBev SA juga membuat bir di Wuhan.

WeWork mengoperasikan ruang kerja bersama di sana, dan rantai makanan cepat saji utama seperti McDonald, Pizza Hut, dan KFC mengadakan operasi di Wuhan. Namun kini McDonald sudah menghentikan bisnisnya di lima kota di Tiongkok, termasuk Wuhan. Demikian juga, beberapa toko Pizza Hut dan KFC telah ditutup sementara di Wuhan.

Saat ini Wuhan memang sedang diisolasi untuk menangkal penyebaran virus korona. Sejak Kamis lalu, transit masuk dan keluar dari Wuhan telah dihentikan, bertepatan dengan liburan Tahun Baru Imlek yang biasanya merupakan waktu tersibuk dalam setahun. Selama musim liburan ini, miliaran dolar dihabiskan untuk perjalanan, belanja, dan makanan.

Kota Wuhan adalah salah satu pusat industri terbesar di Tiongkok dan persimpangan jalan utama.

Sebuah pelabuhan pedalaman di tepi utara Yangtze, yang membentang dari Tiongkok barat jauh ke Shanghai, Wuhan disebut sudah berusia sekitar 3.500 tahun.

Daerah ini berada di bawah kendali Inggris pada 1800-an dan seperti kebanyakan Tiongkok dijajah oleh Jepang selama Perang Dunia Kedua.

Wuhan adalah tempat kelahiran industri baja Tiongkok dan memanfaatkan bijih besi dan batubara dari tambang terdekat. Kota ini juga merupakan pusat manufaktur utama untuk tekstil, mesin, truk, dan produk konsumen.

Karena lokasinya yang sentral, kota ini adalah titik distribusi utama di Tiongkok tengah untuk transportasi sungai, kereta api, jalan, dan lainnya.

Syaifuddin Zuhri, mahasiswa Indonesia di Central China Normal University, Wuhan, mengatakan harga bahan makanan naik karena terpengaruh wabah virus korona dan perayaan Imlek.

Selain itu, hotel-hotel sudah tidak lagi membolehkan tamu asing menginap. Kalaupun ada orang asing yang tinggal, mereka diminta untuk check out segera. (The Guardian/Business Insider/Hym/A-1)

Baca Juga

BIRO PERS SETPRES LAILY RACHEV

Suga ke RI, HRWG Desak Renegosiasi Skema Kerja Magang ke Jepang

👤Haufan Hasyim Salengke 🕔Rabu 21 Oktober 2020, 06:12 WIB
Alih-alih meningkatkan keterampilan dan pengetahuan serta memperbaiki nasib, sebelum mereka berangkat, banyak dari para pekerja magang ini...
AFP/Olivier Douliery

Pertumbuhan Pelanggan Lambat, Saham Netflix Anjlok

👤Tesa Oktiana Surbakti 🕔Rabu 21 Oktober 2020, 04:15 WIB
Pada awal pandemi covid-19, pelanggan Netflix bertambah 28,1 juta. Namun pada kuartal III 2020, hanya 2,2 juta dari jumlah tersebut...
AFP/PIERRE-PHILIPPE MARCOU

Rumah Sakit di Madrid Berjuang saat Lonjakan Korona

👤Nur Aivanni 🕔Rabu 21 Oktober 2020, 03:30 WIB
Ketika pandemi melanda pada Maret, kata dokter darurat Luis Diaz Izquierdo, koridor penuh pasien dengan botol oksigen yang duduk di...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya