Rabu 29 Januari 2020, 20:49 WIB

Sri Mulyani: Ekonomi 2020 Pemerintah Optimistis Tapi Waspada

Faustinus Nua | Ekonomi
Sri Mulyani: Ekonomi 2020 Pemerintah Optimistis Tapi Waspada

Antara
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati

 

PEMERINTAH optimistis dengan ekonomi domistik pada 2020, kendati gambaran ekonomi nasional dalam keadaan tidak pasti. Namun Indonesia masih bisa mengandalkan APBN untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

"Saya menyampaikan kita dari sisi pengelola fiskal mengatakan kami optimis tapi waspada. Kita punya tools fiscal instrument siap kita gunakan untuk bisa mendorong, merespon kondisi ekonomi," ungkap Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, di Jakarta, Rabu (29/1).

Menurutnya, dengan potensi konsumsi domestik yang besar, ekonomi Indonesia masih bisa tumbuh. Untuk, itu APBN dia berharap setiap kementerian dan lembaga bisa menggunakan anggaran pemerintah tersebut dengan baik dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.

Di tahun 2020, lanjutnya alokasi belanja negara untuk kementerian lembaga mencapai Rp2.540 triliun. Dengan anggaran yang besar tersebut, pengelolaan APBN menurutnya sangat dinamis.

"Tahun ini Rp132 tirliun untuk Kemenhan, PUPR Rp120 triliun. persoalannya APBN kapasitas to spend tahun lalu saja PUPR ada Rp110 triliun dia belanja Rp100 triun, ada Rp10 triliun unspent. Tahun ini naik Rp120 triliun. Kemenhan tahun lalu Rp119 triliun dan spend Rp100 triliun juga, masih ada Rp19 triliun unspent," imbuhnya.

Untuk itu, yang patut diwaspadai adalah pengelolaan dan perencanaan anggaran. Apabila anggaran yang besar itu dikelola dengan baik dan tepat sasaran, maka bisa menstimulus pertumbuhan ekonomi domestik di tengah melemahnya pertumbuhan ekonomi global.

"Kita sekarang belum masalah anggaran tapi perencanaan hingga eksekusi jadi delivery betul-betul bagus. Ini fokus kita, momentum ekonomi terjaga," kata dia.

Selain itu, kebijakan melalui insentif fiskal juga akan mendorong investasi masuk. Begitu pula dengan fasilitas tax holiday maupun kebijakan fasilitas lainnya untuk mendorong investasi, sehingga turut menjaga pertumbuhan ekonomi di tahun 2020.(OL-2)

Berita Terkini

Read More

BenihBaik.com

Read More

Berita Populer

Read More