Rabu 29 Januari 2020, 20:19 WIB

Pemkot Bandung Gandeng Rumah Salman Himpun Dana Bencana

Bayu Anggoro | Nusantara
Pemkot Bandung Gandeng Rumah Salman Himpun Dana Bencana

ANTARA/RAISAN AL FARISI
Seorang warga berada di lokasi bencana pascabanjir bandang di Kampung Cilipung, Pasanggrahan Baru, Sumedang Selatan, Jawa Barat.

 

PEMERINTAH Kota Bandung menggandeng Rumah Amal Salman untuk menghimpun donasi dari instansi, lembaga, dan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan pemerintah. Nantinya, dana yang terkumpul akan disalurkan untuk para korban bencana banjir dan tanah longsor di Jawa Barat dan Banten.

Direktur Rumah Amal Salman M Kamal Muzakki mengatakan, Kota Bandung menunjuk lembaganya untuk menghimpun dan menyalurkan bantuan bagi korban banjir. Hal itu menindaklanjuti himbauan dari Wali Kota Bandung agar ASN di lingkungan Pemkot Bandung ikut membantu korban banjir.

Baca juga: Banjir Landa Lima Kecamatan di Kabupaten Bandung

"Sampai saat ini bantuan dari berbagai dinas dan lembaga di Pemkot Bandung terus berdatangan. Donasi ini akan kami himpun sampai 31 Januari 2020," kata Kamal di Bandung, Rabu (29/1).

Menurut dia, penghimpunan donasi sejak awal pekan ini telah berhasil menggalang dana hingga Rp150 juta dan berbagai barang kebutuhan harian hingga kebutuhan pokok seperti beras, mie instan, dan lainnya.

"Ya, Alhamdulillah hanya dalam waktu empat hari dana yang terkumpul mencapai Rp150 juta," katanya.

Kamal berharap, semakin banyak lembaga, instansi, dan ASN Kota Bandung yang terbuka hatinya untuk ikut membantu korban banjir dan longsor. Pihaknya menargetkan dapat mengumpulkan hingga Rp1 miliar hingga akhir bulan ini.

"Harapan kami, ASN bisa sukarela, kumpulkan dan nanti diberikan melalui kami," katanya.

Bantuan dari ASN Kota Bandung tersebut, kata dia, nantinya rencananya akan disalurkan ke beberapa wilayah seperti Lebak (Banten), Bogor, KBB, Kabupaten Bandung, Gedebage (Kota Bandung) dan lainnya.

Untuk bantuan dalam bentuk makanan dan perlengkapan, menurutnya, akan langsung didistribusikan kepada mereka yang membutuhkan. Namun dicari wilayah terdekat, mengingat sifat makanan yang tidak bisa bertahan lama.

Adapun bantuan dalam bentuk uang, akan disalurkan untuk membantu recovery kawasan terdampak, seperti membangun jembatan, masjid, pesantren, dan fasilitas umum lainnya yang dibutuhkan masyarakat.

"Setidaknya kan ada sekitar 20 jembatan yang rusak akibat bencana awal tahun kemarin," katanya.

Di tempat yang sama, Bagian Umum dan Kepegawaian Dinkes Kota Bandung Andrianto mengatakan, pihaknya mengerjakan tiga bok mobil dalam bentuk perlengkapan dan uang tunai Rp23 juta.

"Bantuan itu merupakan titipan  ASN dilingkungan Dinkes Bandung selama satu minggu. Termasuk bantuan dari berbagai puskemas," katanya. (BY/A-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More