Rabu 29 Januari 2020, 18:52 WIB

Surya Paloh : Kualitas Akhir Perlu Ditekankan Pada Omnibus Law

Indriyani Astuti | Politik dan Hukum
Surya Paloh : Kualitas Akhir Perlu Ditekankan Pada Omnibus Law

Antara
Ketua Umum DPP NasDem Surya Paloh (kiri) berbincang bersama Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman

 

KUALITAS penyelesaian akhir itu yang perlu ditekankan dalam pembahasan omnibus law yang saat ini ditergetkan pemerintah rampung dalam 100 hari kerja.

Hal tersebut disampaikan Ketua Umum DPP Partai NasDem Surya Paloh seusai menerima kunjungan Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman, di kantor DPP NasDem Gondangdia, Jakarta, Rabu (29/1).

"Hal yang penting bagi Nasdem bersama PKS adalah kualitas penyelesaian akhir. Itu jauh lebih memungkinkan hasil yang terbaik dari sebuah output kinerja," tutur Surya saat konferensi pers setelah melakukan pertemuan tertutup dengan Sohibul Iman yang salah satu poin pembahasan terkait omnibus law.

Surya menambahkan tidak salah pemerintah menetapkan target. Waktu sangat penting. Tetapi, Nasdem bisa memahami dalam prosesnya, pasti ada penyempurnaan draft dan revisi yang dibutuhkan. Hal itu, kata Surya, bisa dipahami.

Sementara itu, Sohibul menyampaikan draft omnibus law harus betul-betul ditangani secara baik. Tidak boleh serampangan. Sohibul menyebut, rancangan UU tersebut merupakan sesuatu yang baru yang diperkenalkan pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Ma'ruf Amin. Penyederhanaan UU, kata dia, menimbulkan banyak perubahan.

"Bayangkan 79 undang-undang kemudian disatukan atau omnibus law. Tentu ini akan menimbulkan sesuatu yang luar biasa," ucapnya.

Oleh karena itu, Sohibul mengingatkan agar pemerintah berhati-hati sebab belakangan ini telah beredar draf omnibus law. Padahal fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) belum menerimanya. Beredarnya draft yang belum jelas isinya, menurutnya dapat menimbulkan persepsi buruk bahkan sebelum RUU diundangkan.

PKS, imbuhnya, tidak ingin terjebak dengan informasi yang belum benar mengenai omnibus law tersebut. Karenanya, Sohibul menanyakan langsung kepada Partai Nasdem yang menjadi bagian dari partai pendukung pemerintah. Ia pun berharap hasil dari RUU itu nanti harus lebih baik demi kepentingan bersama.

"Kedatangan kami ke sini adalah salah satunya kami bertanya langsung kepada Bang Surya yang mana Nasdem berada di dalam pemerintahan dan sudah pasti Nasdem terlibat dalam penyusunan omnibus law ini," tukasnya.

Seperti diketahui, saat ini pemerintah dengan menggodok omnibus law. Ada tiga hal yang disasar pemerintah, yakni undang-undang (UU) perpajakan, cipta lapangan kerja, dan pemberdayaan UMKM.

Menurut Presiden Joko Widodo, ada 74 UU yang sudah  diteliti satu persatu untuk gabung. (OL-2)


 

 

Baca Juga

Sekretariat Presiden/Medcom.id

RI Ingin AS Menjadi Teman Sejati

👤Andhika Prasetyo 🕔Jumat 30 Oktober 2020, 02:46 WIB
Menlu Pompeo menegaskan, AS berkomitmen kuat untuk melanjutkan berbagai kemitraan komprehensif dengan...
MI/Adi Kristiadi

Kawan Jadi Lawan di Pangandaran

👤Kristiadi 🕔Jumat 30 Oktober 2020, 01:55 WIB
POSTULAT bahwa tidak ada teman atau lawan abadi dalam...
Antara

Hadapi Pandemi, Presiden Ajak Umat Islam di Tanah Air Bermunajat

👤Andhika Prasetyo 🕔Kamis 29 Oktober 2020, 22:49 WIB
PRESIDEN Joko Widodo berpesan kepada seluruh umat muslim di Tanah Air untuk bisa mengambil pelajaran dari peringatan Maulid Nabi Muhammad...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya