Rabu 29 Januari 2020, 18:48 WIB

Stafsus Milenial Jokowi Ingin Dongkrak Tumbuh Kembang UMKM

Mediaindonesia.com | Ekonomi
Stafsus Milenial Jokowi Ingin Dongkrak Tumbuh Kembang UMKM

Istimewa
Staf Khusus Presiden Joko Widodo, Andi Taufan Garuda Putra (tengah) berdialog langsung dengan para pelaku UMKM di Desa Gintang, Banyuwangi.

 

SALAH satu staf khusus Presiden Joko Widodo, Andi Taufan Garuda Putra berdialog dan meninjau langsung perkembangan sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Desa Gintangan, Blimbingsari, Banyuwangi, Jawa Timur pada Rabu (29/01). Kegiatan diskusi dihadiri oleh 60 pelaku UMKM Blimbingsari dan Jajaran Pemerintah Daerah Banyuwangi.

“UMKM dapat tumbuh progresif ke depan. Apa lagi kalau didukung oleh partisipasi dari banyak pelaku UMKM. Seperti di Desa Gintangan yang bergerak bersama membangun dan mempromosikan produk UMKM melalui kegiatan festival dengan menunjukkan keunikan dan kekhasan daerahnya yaitu kerajinan bambu. Program Festival Desa ini bisa menjadi proyek percontohan yang baik untuk dapat menarik wisatawan lokal maupun mancanegara," ujar Andi yang juga CEO Amartha.

Baca juga: Januari 2020, Stafsus Milenial Presiden Targetkan Setor LHKPN

Soal kesulitan dan tantangan yang kerap dialami pelaku UMKM juga sempat ditanyakan. Harapannya, setelah kunjungan bisa dijadikan bekal Stafsus Presiden ini untuk mencetak program inovatif guna mendongkrak tumbuh kembang UMKM.

“Kami sedang dalam tahap finalisasi program untuk meningkatkan kelas UMKM dan mendukung kemajuan produk/brand lokal karya anak bangsa. Salah satunya program adalah menyediakan Community Hub UMKM, yang tujuannya menjadi ruang berinovasi dan pelatihan untuk branding, pengemasan produk, pemasaran, serta membangun ekosistem bisnis yang berkelanjutan” ujarnya.

PT Amartha Mikro Fintek atau Amartha didirikan pada 2010 sebagai Lembaga Keuangan Mikro. Pada  2016 Amartha bertransformasi menjadi perusahaan teknologi finansial terpercaya yang kini telah memiliki izin usaha di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan.

"Amartha memiliki visi untuk mewujudkan kesejahteraan merata. Dimulai dengan layanan peer to peer lending, kami menghubungkan pendana di kota dengan para perempuan pelaku usaha mikro di desa melalui teknologi," tuturnya

Amartha memberikan akses, layanan dan edukasi keuangan kepada perempuan perempuan tangguh pengusaha mikro yang merupakan penggerak ekonomi bangsa. Lebih dari Rp1,9 Triliun modal usaha dari pendana telah Amartha salurkan kepada lebih dari 405 ribu mitra usaha perempuan di Indonesia.

Pendana Amartha pun mendapatkan keamanan dengan implementasi upaya sistem tanggung renteng, meraih keuntungan hingga 15% per tahun, dan menciptakan dampak sosial yang nyata di masyarakat. (RO/Ant/A-1)

Berita Terkini

Read More

BenihBaik.com

Read More

Berita Populer

Read More