Rabu 29 Januari 2020, 18:14 WIB

Cegah Virus Korona, Bupati Klungkung Tingkatkan Kewaspadaan

Ruta Suryana | Nusantara
Cegah Virus Korona, Bupati Klungkung Tingkatkan Kewaspadaan

MI/Rutasuryana
Bupati Klungkung, Nyoman Suwirta memimpin kegiatan penanaman pohon bersama Polres Klungkung di pantai Lepang, Banjarangkan, Jumat (10/1).

 

PEMERINTAH pusat belum juga memberikan status travel warning bagi turis international khususnya warga Tiongkok lantaran belum ada rekomendasi dari WHO. Meski begitu pemerintah sudah mengeluarkan imbauan ataupun travel advice untuk tidak pergi ke Tiongkok dan negara-negara sekitarnya.

Selain itu Kementerian Perhubungan juga sudah mengeluarkan edaran kepada maskapai penerbangan untuk menghentikan sementara direct flight dari maupun menuju ke Wuhan, Tiongkok.

Baca juga: Mengantisipasi Wabah Virus Corona Wuhan

Hal hasil, pemerintah daerah belum bisa mengeluarkan keputusan yang bersifat pelarangan. Seperti diungkapkan Bupati Klungkung Bali, I Nyoman Suwirta,  pihaknya belum mengeluarkan travel warning bagi wisatawan Tiongkok untuk datang ke derahnya.

Meski demikian, Bupati Suwirta menyatakan bahwa pihaknya tetap menjadikan kewaspadaan terhadap Virus Korona sebagai prioritas, terutama jika ada wisawatan asal Tiongkok. Pihaknya juga melakukan upaya preventif di berbagai pintu kedatangan untuk mendeteksi kemungkinan ada suspect virus Korona.

“Klungkung memiliki Kepulauan Nusa penida dan saat ini menjadi destinasi favorit wisatawan dari baik lokal maupun mancanegara terutama dari Tiongkok. Meskipun belum terjadi di Bali, tapi kita tidak boleh terlena dan menganggap remeh kejadian ini. Kemarin Saya mengumpulkan orang dari Dinas Kesehatan dan Dinas Pariwisata terkait merebaknya wabah virus corona,” ujar Bupati Suwirta.

Selain itu, lanjut dia, Pemkab juga menyiapkan ruang isolasi untuk wisatawan yang diduga suspect Virus Korona.

“Saya sudah intruksikan ke Kepala Dinas Kesehatan dr Adi Swapatni untuk menyiapkan peralatan dan SDM di setiap pulau di kecamatan Nusa Penida. Semua puskesmas dan rumah sakit di kecamatan Nusa Penida wajib menyediakan ruang isolasi bagi pasien suspect Virus Korona,” tutur Bupati Suwirta.

Bukan itu saja, para pelaku usaha wisata juga wajib menyediakan masker N95. “Saya juga sudah kordinasi dengan Kepala Dinas Pariwisata supaya mengetahui langkah langkah antisipasi jika ditemukan suspect Korona. Mulai saat ini semua pelaku usaha pariwisata wajib siapkan peralatan minimal menyediakan masker N95. Masker pelindung dipakai oleh  guide maupun wisatawan. Masyarakat pun diberi pelatihan untuk menangani penderita suspect Virus Korona.”

Meski waspada, Bupati Suwirta juga menyebut pihaknya tetap berusaha meningkatkan promosi pariwisata. Penataan objek juga disebut harus terus berjalan dan dipercepat, serta segera melakukan pembinaan peningkatan kualitas SDM Pariwisata.

“Jangan sampai karena wabah ini kunjungan wisata Nusa Penida dibawah 2.000 orang perhari, karena target pasar kita bukan hanya wisatawan asal China saja,”ujarnya. (RS/A-1)

Baca Juga

AFP

Kota Yogyakarta Mampu Tanggani Covid-19, Belum Butuh PSBB

👤Ardi Teristri Hardi 🕔Senin 06 April 2020, 12:50 WIB
KOTA Yogyakarta belum perlu mengambil kebijakan dengan menambah protokol penanganan korona (Covid-19) melalui Pembatasan Sosial Berskala...
dok pemprov jatim

Khofifah Pompa Semangat Awak Medis yang Tangani Covid-19

👤Aries Wijaksena 🕔Senin 06 April 2020, 12:21 WIB
Total saat ini ada 38 pasien positif covid-19 di Jatim yang dinyatakan...
MI/Martnus Solo

Pemkot Sorong Siapkan Lahan Pemakaman Jenazah Covid-19

👤Martinus Solo 🕔Senin 06 April 2020, 12:05 WIB
PEMERINTAH Kota (Pemkot) Sorong, Papua Barat, telah menyiapkan lahan seluas 15 hektar khusus pasien yang meninggal akibat terpapar...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya