Rabu 29 Januari 2020, 18:08 WIB

Ini Cerita Pasien yang Sembuh dari Virus Korona

Haufan Hasyim Salengke | Humaniora
Ini Cerita Pasien yang Sembuh dari Virus Korona

AFP
Pasein yang terkena virus korona

 

PASIEN Tiongkok pertama yang sembuh dari virus korona baru yang misterius dan mematikan menggambarkan bagaimana petugas medis memberinya perawatan di unit perawatan intensif (ICU) di Wuhan.

Pria berusia 23 tahun itu, yang dikenal dengan nama keluarganya Huang, awalnya pergi berobat layanan rumah sakit karena pusing, sakit kepala, dan lemah.

Dia dinyatakan terinfeksi virus korna baru setelah gagal pulih dari gejalanya yang menyerupai flu, setelah menjalani tiga hari pengobatan di rumah sakit setempat, ceritanya kepada pers.

'Saya pulih tercepat karena saya masih muda. Saya baru berusia 23 tahun," ujarnya kepada outlet berita Tiongkok, Pear, dalam sebuah wawancara.

Huang tinggal di Wuhan, tempat virus itu berasal, dan bekerja di Stasiun Kereta Hankou. Pusat transportasi terletak sekitar satu kilometer (0,6 mil) barat dari Pasar Grosir Makanan Laut Huanan, yang dianggap sebagai tempat berkembang biaknya virus yang mengancam jiwa itu.

"Saya menderita demam berulang kali sejak 28 Desember dan 2 Januari dan dirawat di karantina," kata Huang kepada Pear.

Menurutnya, ia merasakan gejala awalnya pada 24 Desember dan kondisinya memburuk pada hari berikutnya.

Berpikir itu hanya flu biasa, Huang mengambil cuti sakit dari tempat kerja dan pergi ke rumah sakit setempat untuk memeriksakan diri.

Dokter meresepkannya suntikan Penicillin G dan obat-obatan tertentu, yang tidak dia tentukan, tetapi kesehatannya tidak membaik setelah tiga hari perawatan.

Khawatir mengambil cuti sakit terlalu lama, pria itu memutuskan untuk kembali bekerja, tetapi mulai demam di bus dalam perjalanan ke stasiun kereta.

Pria itu mengatakan dia kemudian kembali ke rumah sakit setempat untuk pemeriksaan lebih lanjut. Hasilnya, ditemukan hal abnormal dalam tes fungsi hatinya.

Pada 1 Januari, Huang memeriksakan diri ke Rumah Sakit Union di kota itu untuk meminta pendapat kedua dan diduga menderita pneumonia.

Setelah petugas medis memeriksa laporannya dan diberitahu tempat kerjanya dekat dengan pasar makanan laut tadi, mereka memutuskan untuk memindahkannya ke Rumah Sakit Jinyintan--tempat sebagian besar pasien virus corona dirawat--untuk dikarantina.

Huang mengatakan pada satu titik dia merasa sangat sakit hingga dia tidak bisa menggerakkan tubuhnya dan harus menghirup oksigen terus-menerus.

Pria itu yakin kesembuhannya yang cepat dibantu oleh usianya yang masih muda dan perawatan cermat yang diberikan oleh saudara perempuannya, yang diduga telah memberanikan diri untuk menorobos penjagaan unit karantina supaya dapat menjaganya.

"Saya adalah orang pertama yang pulih dari kondisi kritis dan meninggalkan rumah sakit," tandas Huang. (Daily Mail/OL-1)

Berita Terkini

Read More

BenihBaik.com

Read More

Berita Populer

Read More