Rabu 29 Januari 2020, 15:39 WIB

Enam WNA asal Tiongkok Ternyata Imigran Gelap

Palce Amalo | Nusantara
Enam WNA asal Tiongkok Ternyata Imigran Gelap

DOK POS TNI ANGKATAN LAUT ROTE NDAO.
Enam WNA asal Tiongkok menjalani pemeriksaan oleh aparat keamanan dan tim medis di kapal di perarain Piakakoli, Desa Faifua, Rote Timur, NTT

 

SEBANYAK enam warga negara asing (WNA) asal Jiangsu, Tiongkok yang terdampar di Pulau Rote, Nusa Tenggara Timur adalah imigran yang diselundupkan calo ke Australia. Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danalanal) Rote, Letkol Laut (P) Akhmad Alif mengatakan imigran tersebut bersama dua warga Indonesia ditemukan di sebuah kapal yang lego jangkar di perairan  Piakakoli, Desa Faifua, Kecamatan Rote Timur, Kabupaten Rote Ndao pada 28 Januari 2020.

Penyelundupan imigran berawal dari pertemuan antara seorang bernama Ahmad Nur Said bersama dua orang yang belakangan menjadi nakhoda dan anak buah kapal Indah Jaya bernama Aba dan Mardan. Pertemuan di sebuah hotel di Kupang pada 20 Januari lalu.

"Dalam pertemuan singkat tersebut, Ahmad Nur Said menawarkan kepada Aba dan Mardan membawa enam imigran ke Australia," ujarnya, Rabu (29/1).

Ketika itu, keduanya dijanjikan upah sebesar Rp10 juta dan uang operasional sebesar Rp2,5 juta.

"Tanpa pikir panjang, Aba dan Mardan menerima tawaran itu," tambahnya.

Selanjutnya pada 21 Januari sekitar pukul 01.00 dini hari, mereka naik kapal nelayan KM Indah Jaya dari Pelabuhan Oeba, Kelurahan Fatubesi Kupang tujuan Pulau Pasir (Ashmore Reef), Australia. Mereka juga dibekali bahan bakar solar sebanyak 35 liter dan makanan. Pelayaran ke Pulau Pasir di Laut Timor selama tiga hari. Namun, saat memasuki perairan Australia, mereka ditangkap kapal penjaga pantai negara tersebut dan diinterogasi selama dua hari. Kapal Indah besama ponsel milik Aba dan Mardan disita.

baca juga: Negatif Virus Korona, 6 WN Tiongkok belum Boleh Turun dari Kapal

Setelah itu mereka dipulangkan ke Indonesia mengunakan kapal pengganti, makanan, dan dua jeriken berisi solar serta GPS hingga terdampar di Pulau Rote karena kapal kehabisan bahan bakar. Saat ini enam warga Tiongkok itu masih berada di kapal dengan pengawasan dari aparat keamanan, yakni  Fan Shenghong, Cui Henggo, Hang Yongsheng, Wang Sisen, Han Baolin, dan Chu Kaishan. (OL-3)

 

Baca Juga

DOK MI

Nenek Berusia 100 Tahun Asal Surabaya Sembuh dari Korona

👤Antara 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 03:40 WIB
Pada 28 April 2020, dari hasil swab test, Nenek Kamtin terkonfirmasi positif Covid-19. Ia kemudian menjalani perawatan di rumah sakit PHC...
ANTARA/Ari Bowo Sucipto

Kota Malang Siapkan Perwal New Normal

👤Bagus Suryo 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 03:25 WIB
Untuk memasuki masa transisi setelah PSBB menuju masa adaptif atau new normal, diperlukan sejumlah...
DOK MI

Tiga Pasar di Banjarnegara Ditutup Sementara

👤Lilik Darmawan 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 02:55 WIB
Saat pasar kembali dibuka, Pemkab Banjernegara akan melakukan pengetatan pengawasan dan meminta kepada masyarakat untuk mengikuti protokol...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya