Rabu 29 Januari 2020, 14:20 WIB

Penipu Putri Arab Saudi Ditangkap Polisi

Tri Subarkah | Politik dan Hukum
Penipu Putri Arab Saudi Ditangkap Polisi

Ilustrasi
penipuan

 

PENYIDIK Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri menangkap EA alias Eka yang menjadi tersangka penipuan pembelian villa dan tanah terhadap Putri Arab Saudi, Lolowah binti Faisal Al Saud.

Menurut Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri, Kombes Asep Adisaputra, selain Eka, tersangka lainnya dalam penipuan tersebut adalah Evie alias EM. Namun, polisi masih belum menangkap Evie.

"Dari dua tersangka ini, tersangka EA sudah ditangkap dan resmi dilakukan penahanan hari ini. Dan tersangka EM masih dalam pencarian," ungkapnya di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan,Rabu (29/1).

Kasus tersebut sudah bergulir sejak pihak kuasa hukum Putri Lolowah melaporkan Eka dan Evie kepada Bareskrim Polri pada Mei 2019. Dalam mengungkap kasus tersebut, Asep menyebut ada 24 orang yang sudah dilakukan pemeriksaan sebagai saksi.

"Mulai dari pelapor, pemilik dan penyewa tanah, kontrkator, pihak BPN (Badan Pertanahan Nasional), arsitek, aparatur desa dan menejer tanah," jelasnya.

Asep menyebutkan, kasus ini merupakankn bagian dari rangkaian tindak pidana penipuan, penggelapan, dan juga tindak pidana pencucian uang. Modus operandinya adalah tersangka membuat sebuah kesepakanan untuk pembangunan villa dan pengadaan lahan di Bali.

Namun setelah ada kesepakatan, tersangka tidak dapat merealisasikan apa yang sudah dijanjikan sebelumnya. Asep menyebut kerugian material yang dialami Putri Lolowah mencapai US$36,1 juta atau setara dengan Rp505 miliar.

Adapun barang yang berhasil disita oleh penyidik antara lain sebuah mobil Jaguar, sebuah mobil Alphard, beberapa buku tanah, akta jual beli, dan dokumen pengiriman uang dari pelapor ke terlapor.

"Selain penyitaan, penyidik juga sudah memblokir beberapa objek, yang pertama 7 bidang tanah di daerah Gianyar dan 8 rekening BCA milik tersangka," papar Asep.

Atas aksinya, kedua tersangka disangkakan dengan Pasal 378 KUHP dan/atau Pasal 372 KUHP, dan/atau Pasal 3 dan Pasal 4 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang. (OL-2)

 

 

Baca Juga

Dok. Metro TV

Langkah Hukum bagi Penebar Fitnah di Medsos

👤Deden Muhamad Rojani 🕔Selasa 02 Juni 2020, 06:25 WIB
DUA akun media sosial yang menyebarkan video syur Syahrini kini berhadapan dengan...
Dok. Pribadi

TNI Atasi Terorisme Perlu Putusan Politik

👤Putri Rosmalia Octaviyani 🕔Selasa 02 Juni 2020, 05:55 WIB
PELIBATAN TNI untuk operasi militer selain perang (OMSP), salah satunya dalam mengatasi aksi terorisme, semestinya baru dapat dilakukan...
MI/BARY FATHAHILAH

Masyarakat tidak Patuh, PSBB Bisa Diulang

👤Indriyani Astuti 🕔Selasa 02 Juni 2020, 05:50 WIB
Pemerintah diminta berhati-hati menerapkan tatanan kenormalan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya