Rabu 29 Januari 2020, 05:30 WIB

Konflik di Kebun Sawit Terus Meningkat

(RK/N-2) | Nusantara
Konflik di Kebun Sawit Terus Meningkat

MI/Rudi Kurniawansyah
KONFLIK LAHAN TINGGI DI RIAU: Direktur Scale Up Rawa El Amady, Lembaga kemitraan sosial, Scale Up

 

ANGKA kejadian konflik antara warga dan perusahaan perkebunan sawit di Riau terus menunjukkan peningkatan. Selama 2016-2019, angka kenaikannya mencapai 5% per tahun.

"Terakhir, selama 2019, konflik di sektor sawit ini mencapai 38 kasus, dengan total luas lahan konflik mencapai 63.238 hektare. Konflik menyebar di sembilan kabupaten, dengan jumlah keluarga terdampak mencapai 34.676 kepala keluarga," ujar Direktur Scale Up, Rawa El Amady, di Pekanbaru, kemarin.

Scale Up merupakan lembaga pemerhati konflik. Lembaga ini juga mendapati adanya 51 kasus konflik sumber daya alam di Riau.

Ia menilai keterlibatan pemerintah pusat dan daerah dalam upaya penanganan konflik sektor perkebunan kelapa sawit belum maksimal. "Dari 38 kasus, pemerintah hanya terlibat dalam 24 kasus."

Saat ini, luas kebun sawit di Riau mencapai 3,38 juta hektare atau hampir 1/5 total lahan sawit di Tanah Air yang mencapai 16,38 juta hektare. (RK/N-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More