Selasa 28 Januari 2020, 21:15 WIB

Federer Akui Beruntung Lolos ke Semifinal

Akmal Fauzi | Olahraga
Federer Akui Beruntung Lolos ke Semifinal

AFP/WILLIAM WEST
Petenis legendaris Swiss, Roger Federer mengembalikan bola saat memghadapi Tennys Sandgren.

PETENIS unggulan ketiga Roger Federer harus bekerja ekstra untuk lolos ke semifinal di Australia Terbuka 2020. Saat menghadapi petenis Amerika Serikat, Tennys Sandgren Bermain di Rod Laver Arena, Melbourne,  Selasa (28/1), peraih 20 gelar juara Grand Slam itu harus bermain lima set untuk menang.

Federer bahkan perlu tujuh match point untuk mengalahkan Sandgren 6-3, 2-6, 2-6, 7-6 (8), 6-3 dalam waktu tiga setengah jam.

Baca juga: Bintang Tenis Dunia Galang Dana untuk Kebakaran Australia

“Terkadang Anda harus mendapat keberuntungan. Saya hanya berharap dia tidak memberikan smash dan meraih kemenangan. Saya merasa beruntung pada pertandingan ini,” kata Federer.

Pada awal set pertama, petenis asal Swiss itu tampil dominan. Namun, Sandgren tidak menyerah, dia mematahkan servis Federer dan memimpin 2-0 di set kedua. Hal yang sama juga terjadi di set ketiga ketika petenis non-unggulan itu menaikan tempo permainannya.

Di set keempat, Federer mendapatkan titik balik permainannya. Ia juga sempat mengalami masalah dengan cedera di kakinya. Dia bahkan sempat meminta time-out untuk mendapatkan perawatan medis.

Dengan susah payah, Federer akhirnya bisa mengamankan set keempat dan kelima dengan kemenangan.

“Saat pertandingan berjalan, saya memulainya dengan perasaan baik dan berusaha bermain sebagis mungkin. Saya yakin dengan keajaiban. Bisa saja hujan, ia mengalahkan saya, tetapi nyatanya itu tidak terjadi. Saya masih di sini dan jelas saya sangat senang,” kata Federer.

Dalam pertandingan itu, Federer mencatatkan 44 winner dan 56 unforced error. Pada babak semifinal nanti, Federer akan menghadapi pemenang dari duel Milos Raonic dan Novak Djokovic. (Mal/Atptour/A-1)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More