Rabu 29 Januari 2020, 02:25 WIB

Korban Longsor di Sukajaya Direlokasi

Korban Longsor di Sukajaya Direlokasi

ANTARA
Suasana perkampungan rawan bencana tanah longsor di Kampung Banar, Desa Harkat Jaya, Kecamatan Sukajaya

 

PEMERINTAH Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kabupaten Bogor berencana merelokasi warga Desa Pasir Madang, Kecamatan Sukajaya, yang terdampak bencana longsor. Lokasi perkampungan baru itu berada di lahan milik PT Perkebunan Nusantara VIII Cikasungka di Kecamatan Cigudeg, Bogor.

Hal itu dikemukakan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat meninjau sejumlah titik bencana di Sukajaya, kemarin. Emil, sapaan Ridwan, yang didampingi Bupati Bogor Ade Yasin, mengaku ada dua opsi yang ditawarkan pemerintah kepada warga korban longsor.

“Opsi pertama, tetap di sini tapi harus dicek dulu oleh ahli geologi. Opsi dua yang lebih kami sukai, kami harapkan warga bersedia. Jadi bedol desa, satu kampungnya ada di situ,” kata Emil.

Selain hunian yang dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, terang dia, di perkampungan baru itu akan disediakan lahan pekerjaan berupa pertanian dan perkebunan.

Bupati Bogor Ade Yasin menambahkan lokasi lahan relokasi cukup strategis. Lahan itu sangat cocok dijadikan perkampungan bagi 1.354 KK atau 4.826 jiwa dari sembilan kampung di Desa Pasir Madang yang terdampak bencana. “Tapi ini opsi. Kalau aman dan nyaman mereka bisa bertani di sana,” kata Ade.

Terpisah, Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Depok Deni Setiawan, mengatakan Kecamatan Limo dan Cipayung menjadi wilayah yang paling banyak terdampak bencana longsor.

Bencana itu disebabkan hujan deras dan jebolnya turap yang terjadi sejak Minggu (26/1). Tercatat ada 36 kasus longsor di Kota Depok, di mana 20 diantaranya terjadi di wilayah Limo dan Cipayung.  
“Banyaknya hunian di tebing sungai memicu pergerakan tanah yang mengakibatkan longsor,” ujar Deni, kemarin.

Sembari menunggu perbaikan permanen, imbuhnya, Pemkot Depok mengerahkan 130 personel satgas tanggap bencana Dinas PUPR ke seluruh titik bencana termasuk sejumlah alat berat. (DD/KG/J-3)

Berita Terkini

Read More

BenihBaik.com

Read More

Berita Populer

Read More