Selasa 28 Januari 2020, 19:14 WIB

Petugas Tewas di Halte,Trans-Jakarta Bantah tak Izinkan Pulang

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
Petugas Tewas di Halte,Trans-Jakarta Bantah tak Izinkan Pulang

ANTARA FOTO/Wahyu Putro A
Petugas sarana dan prasarana Trans-Jakarta memasang kursi tunggu penumpang di Halte Transjakarta Kampung Melayu, Jakarta, Jumat (26/5).

 

PT Transportasi Jakarta (Trans-Jakarta) secara tegas membantah kabar terkait seorang Koordinator Lapangan (Korlap) yang tidak memperbolehkan seorang Petugas Layanan Halte (PLH) yang meminta izin pulang cepat lantaran sakit. 

Untuk diketahui, seorang PLH bernama Yuyun Yuniarsih, 46, dilaporkan meninggal dunia di Rumah Sakit Premier, Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (28/1).

Baca juga: KLHK Periksa Dampak Lingkungkan Penebangan Pohon di Monas

“Tidak benar jika korlap melarang PLH Yuyun untuk pulang cepat. Dalam hal ini, Korlap yang bertugas justru sangat khawatir karena melihat kondisi Yuyun yang tampak tidak dalam kondisi sehat,” ujar Kepala Divisi Sekretaris Korporasi dan Humas PT Transportasi, Nadia Diposanjoyo, dalam keterangan resminya, Selasa (28/1).

Nadia menambahkan, Korlap justru sudah berkali-kali mengingatkan Yuyun untuk segera pulang dan memeriksakan kesehatan ke dokter. Tapi Yuyun justru menolak saran yang diberikan oleh Korlap sebelum jatuh pingsan di halte dan dinyatakan meninggal di rumah sakit pada pukul 13.30 WIB

Berangkat dari kabar duka ini, Nadia mengimbau kepada siapa pun khususnya karyawan Trans-Jakarta dalam segala bidang untuk segera melaporkan segala kendala atau keluhan kesehatan kepada atasannya sesegera mungkin.

“Kami imbau karyawan kami segara melaporkan kondisi mereka jika merasa ada gelaja terkait kondisi kesehatan. Sebab, kami menyediakan layanan BPJS dan asuransi kesehatan yang bisa digunakan karyawan dalam kondisi sakit. Ini bisa dimanfaatkan,” kata Nadia.

Di luar dari pada itu, sambung Nadia, pihak perseroan turut berdukacita atas meniggalnya Yuyun saat menjalankan tugasnya. Nadia menambahkan, Trans-Jakarta siap memberikan bantuan sesuai kebijakan perusahan kepada keluarga korban.

Baca juga: Ketua DPRD DKI Jakarta: Revitalisasi Monas Dihentikan Mulai Besok

“Kami turut berduka sedalam-dalamnya. Semoga korban diterima di sisi-Nya dan keluarga diberikan ketabahan. Perseroan memberikan santunan kematian kepada keluarga yang ditinggalkan.” tutup Nadia.

Sebelumnya, terdapat informasi adanya petugas halte Trans-Jakarta yang sakit dan tidak diizinkan pulang. Petugas tersebut kemudian jatuh pingsan dan dibawa ke RS Premier Jatinegara serta dinyatakan meninggal pukul 13.00 WIB. (OL-6)

Baca Juga

MI/Andri Widiyanto

Warga Jakarta, Ini Lokasi Penyemprotan Disinfektan

👤Insi Nantika Jelita 🕔Minggu 29 Maret 2020, 10:04 WIB
Mengatasi penyebaran virus korona, petugas Damkar DKI kembali melakukan penyemprotan disinfektan di sejumlah wilayah Ibu...
Antara

Ini Prosedur Rapid Test Covid-19 di DKI

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Minggu 29 Maret 2020, 07:45 WIB
Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti mengatakan terdapat dua prosedur pelaksanaan rapid test, yaitu aktif (puskesmas menghubungi...
Antara/Siswowidodo

KAI Daop 1 Batalkan 28 Jadwal Perjalanan

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Minggu 29 Maret 2020, 07:45 WIB
PT KAI DAOP 1 harus membatalkan 28 perjalanan kereta api jarak jauh, seiring meningkatnya jumlah kasus covid-19 di Indonesia....

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya