Selasa 28 Januari 2020, 16:59 WIB

LPDB Sasar Koperasi Produktif untuk Salurkan Rp1,85 T

Muhammad Fauzi | Ekonomi
LPDB Sasar Koperasi Produktif untuk Salurkan Rp1,85 T

Istimewa
Dirut LPDB KUMKM Braman Setyo

 

LEMBAGA  Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) menargetkan penyaiuran pinjaman/pembiayaan tahun 2020 sebesar Rp1,85 Triliun.

Pembiayaan tersebut dialokasikan sebesar 70 persen ke koperasi sektor riil (produktif) dan 30 persen ke koperasi simpan pinjam (KSP). Fokus penyaluran 100 persen ke koperasi merupakan upaya mendukung program Kementerian Koperasi dan UKM yakni modemisasi koperasi.

"Dalam upaya modernisasi dan berbasis teknologi, tahun ini ditargetkan terwujud koperasi modern sebanyak 25 unit,“ kata Direktur Utama LPDB~ KUMKM Braman Setyo dalam  keterangan persnya, Selasa (28/1)

Hal ini dilakukan melalui strategi kebijakan Kementerian Koperasi dan UKM, yakni pengembangan koperasi dan UMKM. Dilakukan melalui pendekatan komunitas atau klaster berdasarkan sentra produksi komunitas dan wilavah, prioritas pemberdayaan koperasi dan UMKM pada sektor ril (produksi) yang berorientasi ekspor dan substitusi impor.

Selain itu, metode kemitraan di|akukan melalui pemberdayaan lintas sektoral, dan melibatkan pihak ketiga sebagai of taker atau avalis. Pemberdayaan UMKM juga dilakukan seara variatif sesuai dengan karakteristik dan level UMKM.

Dalam mendukung kebijakan tersebut, LPDB-KUMKM menerapkan strategi penguatan mm kelola yakni Governance, Risk, and Compliance. Di antaranya, pengembangan teknologi dan data koperasi, penguatan sumber daya manusia (SDM), inovasi produk dan proses, serta penguatan sinergitas antar lembaga.

"Kami terus mengembangkan SDM untuk meningkatkan kinerja LPDB. Jadi kalau ada yang resign, misalnya, kami tidak kesulitan," ujarnya.

Sementara untuk pengembangan teknologi dan data koperasi diterapkan melalui core micro financial system (CMFS), kolaborasi dengan stakeholder dan shareholder, serta pengembangan data koperasi. Pengembangan SDM dilakukan melalui implementasi kinerja berbasis kompetensi dan pengembangan talent management. (OL-13)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More