Selasa 28 Januari 2020, 16:29 WIB

Tenaga Kerja Tiongkok di Proyek Kereta Cepat Diawasi Ketat

Reza Sunarya | Nusantara
Tenaga Kerja Tiongkok di Proyek Kereta Cepat Diawasi Ketat

MI/DEDE SUSIANTI
Tenaga kerja asing asal Tiongkok yang bekerja pada proyek kereta api cepat di Purwakarta mencapai 236 orang dan diawasi ketat.

 

TENAGA kerja asal Tiongkok yang bekerja di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat menjadi perhatian, terkait dengan merebaknya virus korona. Para pekerja asing ini bekerja di proyek kereta api cepat KCIC. Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Purwakarta melakukan upaya antisipasi terhadap TKA asal Tiongkok yang bekerja di proyek tersebut. Ada  236 orang tenaga kerja asing yang berasal dari Tiongkok melalui PT Sinohydro yang bekerja pada proyek KCIC.

Kepala Disnakertrans Purwakarta, Titov Firman mengatakan jumlah 236 TKA asal Tiongkok tidak ada yang berasal dari Wuhan. Mereka berasal dari Sichuan, Anhui, Shandong, Xianglong, dan Yangsi.

"Jadi, sampai sekarang saya belum melihat ada kondisi yang mengkhawatirkan untuk wilayah Purwakarta dan  belum ditemukan suspek atau terkena virus corona. Namun tetap kami melakukan pengawasan," kata Titov, Selasa (28/1).

Sementara, terkait upaya yang dilakukan oleh Disnakertrans untuk mengantisipasi masalah virus korona terhadap tenaga kerja asing asal Tiongkok, Titov mengaku bakal berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan setempat.

baca juga: Pemkot Surakarta Siapkan Rp35,33 M Revitalisasi Sekolah

"Perpindahan TKA cepat. Ada yang setahun, enam bulan, bahkan tiga bulan sudah keluar. Mereka yang masuk itu awalnya meminta izin dari kementerian dan laporan keberadaannya kami bisa ketahui," pungkas Titov. (OL-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More