Selasa 28 Januari 2020, 14:18 WIB

Ikan Asam Pedas jadi Warisan Budaya Tak Benda

Retno Hemawati | Nusantara
Ikan Asam Pedas jadi Warisan Budaya Tak Benda

MI/Adam Dwi
Ikan asam pedas.

 

KEMENTERIAN Pendidikan dan Kebudayaan menetapkan ikan asam pedas Pontianak sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) asal Provinsi Kalbar, menyusul dua kuliner yang sudah ditetapkan sebelumnya, yakni paceri nanas dan sayur keladi tahun 2018. 
  
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono di Pontianak, Selasa, mengatakan dengan bertambahnya kuliner yang ditetapkan sebagai WBTB, maka semakin memperkaya khazanah kuliner khas Pontianak. Hal ini juga mendorong semangat dalam mendongkrak wisata kuliner yang ada di Kota Pontianak. "Kami berharap, selain paceri nanas, sayur keladi dan ikan asam pedas, saya minta masyarakat yang mengolah makanan khas lainnya bisa didaftarkan sebagai WBTB," ujarnya.

Sertifikat WBTB tersebut diserahkan Gubernur Kalbar Sutarmidji kepada Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono usai upacara Peringatan HUT ke-63 Pemerintah Provinsi Kalbar di halaman Kantor Gubernur Kalbar.
  
Keanekaragaman kuliner khas Pontianak memiliki potensi untuk diusulkan sebagai WBTB oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. "Misalnya sop tengkuyung, dan jenis makanan lainnya. Apalagi Pontianak terkenal dengan aneka ragam kulinernya," kata Edi.
  
Masakan ikan asam pedas mempunyai kuah yang merah dan kental berbahan dasar rempah-rempah. Untuk rasa, ikan asam pedas memiliki rasa asam bercampur pedas yang merupakan paduan potongan nanas dan cabai merah yang digiling halus. Rasa asam dan pedas yang dominan menjadi ciri khas masakan itu, katanya. (Ant/OL-12)
 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More