Selasa 28 Januari 2020, 13:33 WIB

Barty Buka Peluang untuk Meraih Gelar Grand Slam Kedua

Akmal Fauzi | Olahraga
Barty Buka Peluang untuk Meraih Gelar Grand Slam Kedua

DAVID GRAY/AFP
Petenis tuan rumah Australia, Ashleigh Barty melambaikan tangan setelah menghentikan langkah Petra Kvitova dari Ceko.

PETENIS peringkat satu dunia, Ashleigh Barty mengakhiri penantian panjang tuan rumah selama 36 tahun untuk masuk ke semifinal turnamen grand slam Australia Terbuka usai mengalahkan petenis Ceko, Petra Kvitova, Selasa (28/1).

Barty pun menjadi wanita Australia pertama yang masuk semifinal sejak Wendy Turnbull pada 1984. Juara Prancis Terbuka 2019 itu mengalahkan Kvitova dua set langsung dengan skor 7-6 (6) dan 6-2.

Kedua pemain langsung tancap gas di set pertama. Mereka harus memainkan tie-break untuk menentukan pemenang di set pertama. Selama 69 menit, Barty akhirnya bisa membukukan kemenangan di set pertama.

Di set kedua Barty lebih unggul dengan mengendalikan permainan dengan tempo cepat. Barty menutup pertandingan di gim ke delapan dengan melesatkan ace yang tidak bisa diantisipasi Kvitova.

Baca juga: Langkah Sejarah Ons Jabeur Dihentikan Sofia Kenin

“Saya sadar harus bermain bermain maksimal ketika bertemu Petra. Bagi saya, Petra merupakan pesaing yang sempurna, dia bermain maksimal,” kata Barty.

Secara keseluruhan, Barty menghasilkan 20 winner dengan 28 unforced error. Sementara Kvitova mendapatkan 28 winner namun terganjal 38 unforced error.

Di babak empat besarl, Barty akan menghadapi Sofia Kenin dari Amerika Serikat. Petenis yang mampu menaklukan Coco Gauff itu menang dari petenis Tunisia Ons Jabeur 6-4, 6-4. Petenis kelahiran Moskow Rusia itu mengaku bangga atas pencapaiannya ke semifinal.

“Ini momen yang alot. Dia (Jabeur) bermain baik. Saya tidak tahu saat 10 menit (set kedua) tetapi dirasa cukup tenang. Setelah itu saya mendapat momentum dan mulai bermain dengan baik,” kata Kenin. (Mal/Ausopen/AFP/OL-09)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More